Israel Tentukan Lokasi Dataran Tinggi Golan untuk Dinamai Trump

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Sumber: Reuters / Ronen Zvulun/rt.com

    Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Sumber: Reuters / Ronen Zvulun/rt.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Israel telah menemukan lokasi permukiman di Dataran Tinggi Golan yang akan diberi nama Donald Trump.

    Bulan lalu, PM Benjamin Netanyahu mengatakan, akan menamakan permukiman di Dataran Tinggi Golan dengan nama Trump setelah keputusan AS mengakui Golan milik Israel.

    Pada Ahad, PM Netanyahu mengatakan pemerintah telah menentukan lokasi permukiman Trump setelah rapat kabinet mingguan, menurut laporan Jerusalem Post, 12 Mei 2019.

    Baca: PM Israel Mau Beri Nama Dataran Tinggi Golan dengan Donald Trump

    Surat kabar Israel Makor Rishon melaporkan minggu lalu bahwa permukiman, yang akan menjadi permukiman campuran sekuler-agama yang pada tahap pertama akan berjumlah sekitar 120 keluarga, akan didirikan di Golan utara di lokasi di mana permukiman sebelumnya disetujui, tetapi tidak didirikan pada tahun 1992.

    Saat ini ada 33 kota dan desa di Golan, dengan yang terakhir dibangun adalah Nimrod, didirikan pada tahun 1999.

    Dari 33 permukiman, semuanya kecuali empat didirikan oleh pemerintah Partai Buruh dari tahun 1967 ketika israel mengambil alih wilayah tersebut, hingga 1977 ketika Partai Likud pertama kali berkuasa.

    Druze Israel duduk bersama melihat sisi Suriah dari perbatasan Israel-Suriah di Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel, Israel 7 Juli 2018.[REUTERS / Ronen Zvulun]

    Menurut perkiraan CBS, pada 2017 ada 50.000 penduduk di Golan, di mana sekitar 23.000 adalah Yahudi, dan 27.000 bukan Yahudi.

    Netanyahu juga mengatakan bahwa minggu ini menandai satu tahun sejak AS memindahkan kedutaannya ke Yerusalem, dan telah memindahkan kediaman resmi duta besar ke Yerusalem.

    Baca: Raja Salman Menolak Perubahan Status Dataran Tinggi Golan

    "Kami sangat menghargai keputusan bersejarah ini oleh Presiden Trump, sama seperti kami sangat menghargai keputusan bersejarahnya untuk mengakui kedaulatan Israel di Dataran Tinggi Golan," kata Netanyahu.

    Israel menduduki Dataran Tinggi Golan dalam perang Timur Tengah 1967 dan mencaploknya lagi pada 1981 namun aneksasi Israel tidak diakui internasional.

    Sekjen PBB Antonio Guterres menegaskan status Dataran Tinggi Golan tidak berubah, seperti disampaikan kata juru bicaranya Stephane Dujarric.

    Baca: Soal Golan, Suriah: AS Lebih Baik Jual Tanahnya Sendiri ke Israel

    "Kebijakan AS tentang Golan tercermin dalam resolusi Dewan Keamanan yang relevan dan kebijakan itu tidak berubah," kata Dujarric, dikutip dari laporan Reuters, 26 Maret 2019.

    Resolusi DK PBB yang diadopsi dengan suara bulat oleh 15 anggota pada tahun 1981 menyatakan bahwa keputusan Israel untuk memaksakan hukum, yurisdiksi dan administrasi di Dataran Tinggi Golan Suriah yang diduduki adalah batal demi hukum dan tanpa efek hukum internasional.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.