Kisah Sopir Bus Jujur, Temukan Uang Rp 400 Juta Lebih

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Saw Cheong Seng, 59 tahun, tak pernah mengira tas seorang penumpang yang ditemukannya akan berisi setumpuk uang. Sumber: SBS Transit/asiaone.com

    Saw Cheong Seng, 59 tahun, tak pernah mengira tas seorang penumpang yang ditemukannya akan berisi setumpuk uang. Sumber: SBS Transit/asiaone.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang sopir bus di Singapura bernama Saw Cheong Seng, 59 tahun, tak pernah mengira tas seorang penumpang yang ditemukannya akan berisi uang senilai US$ $39,602.10 atau sekitar Rp 400 juta. Temuan uang ini membuatnya tak bisa tidur nyenyak.

    Dikutip dari asiaone.com, Minggu, 12 Mei 2019, peristiwa ini bermula pada Jumat pagi, 10 Mei 2019, saat Saw mengemudikan bus 63. Sekitar pukul 8.40 pagi atau saat dia berhenti di halte Outram Park, seorang penumpang menyerahkan sebuah tas padanya sambil mengatakan penumpang sebelumnya ketinggalan tas tersebut.

    Baca: Sopir Bus di Selandia Baru Banting Pintu ke Perempuan Muslim

    Saw melihat sekilas tas tersebut, ada setumpuk kertas di dalamnya. Namun dia belum benar-benar menyadari isi tas tersebut hingga dia tiba stasiun akhir bus dan menyerahkan tas itu ke manajer bus.

    Manajer bus terkejut melihat isi tas itu yang berisi setumpuk uang US$ 100 dan US$ 50 bank note. Total nilai dalam uang itu US$ 39,602.10 atau lebih dari Rp 400 juta.

    Baca: Sopir Bus Sekolah di Italia Menyandera 51 Anak

    Temuan uang itu pun langsung membuat Saw pusing tujuh keliling. Dia lalu memutuskan untuk menyerahkan uang itu ke kantor polisi. Sebuah laporan polisi pun telah dibuat.

    Saw sudah 13 tahun menjadi sopir bus. Dia saat ini sangat ingin memastikan setiap cent uang yang ada dalam tas itu kembali kepada pemiliknya

    "Saya bisa tak tidur nyenyak jika saya mengambil uang itu yang bukan milik saya. Saya akan merasa sangat gelisah jika para penumpang bus saya tidak bisa mendapatkan kembali barang-barang mereka yang tertinggal, apalagi uang," kata Saw dalam sebuah wawancara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.