Aroma Durian Picu Evakuasi Perpustakaan Kampus Australia

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi panen durian (pixabay.com)

    ilustrasi panen durian (pixabay.com)

    TEMPO.COCanberra – Ratusan orang dievakuasi dari sebuah perpustakaan di Canberra, Australia, karena aroma durian yang sempat diduga sebagai aroma kebocoran gas.

    Baca:

     

    Ini merupakan kedua kalinya insiden ini terjadi di Australia dalam setahun.

    Petugas keamanan dipanggil ke Universitas Canberra dan diminta masuk ke perpustakaan. Ini karena ada laporan kebocoran gas pada sekitar pukul 2.30 siang pada Sabtu kemarin.

    Baca:

     

    “Sekitar 550 orang dievakuasi dari gedung dalam enam menit saat petugas pemadam kebakaran menginvestiasi sumber bau itu,” begitu dilansir Channel News Asia pada Sabtu, 11 Mei 2019.

    Petugas menemukan sumber baru yang awalnya diduga kebocoran gas yaitu sampah durian di salah satu tempat sampah di perpustakaan.

    Baca:

     

    “Sumber dugaan kebocoran gas itu ternyata adalah bagian dari durian,” begitu pernyataan dari manajemen perpustakaan Universitas Canberra  lewat Facebook. “Buah itu sudah dibuang sekarang.”

    Pada 2018, aroma durian juga sempat membuat perpustakaan kampus Royal Melbourne Institute of Technology menjadi heboh. Ini membuat sekitar 500 orang guru dan mahasiswa dievakuasi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.