Polisi India Tangkap Pemimpin Partai Pendukung PM Modi

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktor Bollywood Amitabh Bachchan bersama keluarganya menunjukkan jari telunjuknya yang terkena tinta setelah menggunakan hak suaranya pada Pemilu India 2019 di Mumbai, 29 April 2019. REUTERS

    Aktor Bollywood Amitabh Bachchan bersama keluarganya menunjukkan jari telunjuknya yang terkena tinta setelah menggunakan hak suaranya pada Pemilu India 2019 di Mumbai, 29 April 2019. REUTERS

    TEMPO.COKolkata – Polisi India telah menahan seorang tokoh dari partai berkuasa India yaitu Partai Bharatiya Janata.

    Baca:

     

    Ini karena aktivis dari partai sayap kanan ini mengunggah meme dengan mengedit tubuh aktris Priyanka Chopra dengan wajah seorang politikus terkenal pengritik Perdana Menteri Narendra Modi, yang diusung BJP.

    “Kami menangkap seorang pemimpin BJP Priyanka Sharma setelah ada pengaduan dia mengunggah gambar yang diedit untuk mengolok-olok Menteri Kepala Mamata Banerjee di jejering sosial media,” kata Anant Nag, deputi komisioner polisi di Howrah, negara bagian Bengal Barat, seperti dilansir Channel News Asia.

    Baca:

     

    Penangkapan ini terjadi menjelang dimulainya pemungutan suara di Bengal Barat pada Ahad, 12 Mei 2019. Partai Bharatiya Janata bersaing ketat dengan Partai Trinamool Congress untuk memenangkan suara di negara bagian ini.

    Sharma mengunggah foto editan Mamata Banerjee di akun Facebook. Dia mengubah wajah dari pemimpin Partai Trinamool itu, yang juga seorang menteri kepala di negara bagian ini, dan memasangnya pada foto tubuh Priyanka Chopra. Foto Chopra terlihat menampilkan aktris itu mengenakan pakaian menerawang di acara Met Gala di New York pada pekan lalu.

     Seorang petinggi Partai Bharatiya Janata ditangkap polisi India karena mengunggah foto editan tokoh oposisi dengan aktris. Opindia

    Baca:

     

    Sharma terancam hukuman berdasarkan Undang-Undang Informasi Teknologi, yang melarang penyebaran konten porno atau jorok di platform elektronik.

    Secara terpisah, pemerintah India memutus akses internet warga di tengah proses pemilu yang sedang berlangsung antara 11 April – 19 Mei. CNN melansir ini terjadi di Bengal Barat, Rajasthan, Kashmir yang dikelola India, seperti diungkap oleh organisasi Software Freedom Law Center, yang berbasis di New Delhi. Total insiden ini mencapai 30 kali pada 2019. Sedangkan pada 2018, jumlah insiden penutupan akses internet ini mencapai 130 kali.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.