Menteri Pertahanan Amerika Setuju Kirim Rudal Patriot ke Iran

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rudal Patriot Amerika Serikat. Sumber: The National Interest

    Rudal Patriot Amerika Serikat. Sumber: The National Interest

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pertahanan Amerika Serikat sementara Patrick Shanahan memberi persetujuan pengerahan sejumlah rudal Patriot ke kawasan Timur Tengah menyusul dugaan naiknya ancaman dari Iran.

    Sumber di pemerintah Amerika Serikat menolak memberikan informasi berapa persisnya jumlah rudal yang akan dikerahkan. Rudal pertahanan Patriot dibuat oleh Raytheon Co. dan dirancang untuk menangkis serangan rudal.

    Keputusan Amerika Serikat mengirimkan rudal-rudal Patriot ke Timur Tengah hanya berselang beberapa bulan setelah Pentagon mencabut beberapa baterai rudal Patriot dari Timur Tengah.

    Baca: Ini Keunggulan Sistem Pertahanan Rudal Patriot Amerika Serikat

    Demonstran membakar bendera AS saat melakukan aksi protes setelah AS menarik diri dari kesepakatan nuklir internasional di Tehran, Iran,9 Mei 2018. AP

    Baca: Amerika Bakal Jual Sistem Rudal Patriot ke Turki?

    Sebelumnya pada tahun lalu, beberapa pejabat tinggi di Amerika Serikat menggambarkan pencabutan baterai rudal Patriot di Timur Tengah sebagai bagian dari upaya penyesuaian diri Angkatan Bersenjata Amerika Serikat secara global seiring dengan perubahan fokus Pentagon yang ingin memprioritaskan menghadapi tantangan militer dari Rusia dan Cina.

    Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat dalam beberapa pekan terakhir meningkat. Amerika Serikat telah memerintahkan negara-negara sekutunya agar berhenti membeli minyak mentah dari Iran atau bakal menghadapi sanksi. Pada bulan lalu, Washington memasukkan Garda Revolusi Iran dalam kelompok teroris.

    Sumber di pemerintah Amerika Serikat mengatakan negara itu telah mendeteksi sejumlah indikasi yang mengarah pada kemungkinan Iran sedang mempersiapkan sebuah respon militer atas tekanan dari Amerika Serikat itu. Washington menuding program nuklir Iran ditujukan untuk mengembangkan senjata pemusnah massal, namun tuduhan itu berulang kali dibantah Teheran.

    Sumber mengatakan salah satu indikasi kecurigaan itu yakni Iran telah memindahkan beberapa rudal ke dalam sejumlah kapal. Sumber lain di pemerintah Amerika Serikat mengatakan rudal yang dikerahkan itu kemungkinan yang bisa diluncurkan dari sebuah kapal kecil.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.