Warga Riyadh Sambut Ramadan di Toko Abu Riyaleen

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ini salah satu toko di pusat pertokoan serba murah Abu Riyaleen di Riyadh, Arab Saudi. Shutterstock visa Arab News

    Ini salah satu toko di pusat pertokoan serba murah Abu Riyaleen di Riyadh, Arab Saudi. Shutterstock visa Arab News

    TEMPO.CORiyadh – Salah satu toko yang ramai dikunjungi warga sebelum dan saat Ramadan adalah adalah pertokoan diskon Abu Riyaleen di Riyadh, Arab Saudi.

    Baca:

     

    Ini merupakan pusat pertokoan murah meriah yang menjadi andalan warga berbagai kalangan untuk memenuhi kebutuhannya.

    Pusat pertokoan ini menjual berbagai barang seperti aksesoris, hadiah, suvenir, peralatan menulis hingga peralatan dapur.

    “Toko ini mirip dengan Toko Dollar di AS dan Toko Kik di Eropa,” begitu dilansir Arab News pada Senin, 6 Mei 2019.

    Baca:

     

    Pusat pertokoan barang murah ini berkembang pesat dalam lima tahun menjadi dua kali lipat menurut media Arabian Business.

    Menurut Tahani Abdulsamad, yang merupakan seorang guru dengan empat anak, dia kerap mencari produk kebutuhan rumah di sini.

    “Tapi, saya tidak akan membeli elektronik karena sering kali kurang cocok,” kata dia kepada Arab News.

    Tahani mengatakan dia kerap membeli gantungan baju, alat mencuci pakaian, vas bunga kaca. “Barang-barang ini kuat dan untuk satu manfaat serta mudah dicari penggantinya,” kata dia.

    Baca:

     

    Kebanyakan barang di sini diimpor dari Cina sehingga jumlahnya berlimpah dan harganya relatif murah. Namun, ada isu barang yang harganya terlalu murah mudah rusak.

    “Beberapa barang Anda tidak bisa dapatkan di tempat lain, terutama jika mendesak,” kata dia.

    Menurut media lokal, pusat pertokoan Abu Riyaleen ini menjadi salah satu lokasi favorit warga Saudi, yang dikenal gemar berbelanja dan konsumerisme.

    Harga produk di sini, menurut Al Kardawi, menjadi murah karena penjual bisa mengontrol komponen tetap harga. Apalagi, pembelian barang oleh pusat pertokoan ini dilakukan dalam jumlah besar sehingga harga turun. Berbelanja di pertokoan Abu Riyaleen membuat Ramadan jadi tambah meriah. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.