Trump Sebut Bakal Naikkan Tarif Impor dari Cina Jadi 25 Persen

Reporter

Editor

Budi Riza

Presiden Donald Trump, saat acara makan siang bersama dengan Presiden Cina Xi Jinping setelah pertemuan KTT G20 di Buenos Aires, Argentina, 1 Desember 2018. REUTERS/Kevin Lamarque

TEMPO.COWashington --- Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengatakan akan meningkatkan tarif bea impor terhadap impor barang dari Cina pada pekan ini.

Baca:

 

Pernyataan Trump ini menunjukkan adanya eskalasi ketegangan antara AS dan mitra dagang terbesarnya yaitu Cina. Pelaku pasar merasa khawatir perang dagang bakal terjadi lagi. 

Pernyataan Trump ini membuat pasar saham turun dan harga minyak jatuh serta menimbulkan keraguan mengenai proses negosiasi dagang kedua negara.

“Negosiasi perjanjian dagang dengan Cina terus berlangsung tapi berjalan terlalu lambat. Mereka mencoba menegosiasi ulang sejumlah hal. Tidak!” kata Trump dalam cuitan di akun @realdonaldtrump seperti dilansir Reuters pada Senin, 6 Mei 2019.

Baca:

 

Terkait ancaman ini, Reuters melansir Wall Street Journal bahwa delegasi negosiasi dagang Cina mempertimbangkan untuk mengurungkan niat untuk datang ke Washington pada pekan ini untuk melanjutkan pembicaraan.

“Atmosfer negosiasi telah berubah,” kata seorang pejabat Cina, yang mengetahui proses negosiasi ini.

Trump mengatakan bakal menaikkan tarif bea masuk untuk impor barang senilai US$200 miliar atau sekitar Rp2.900 triliun. Tarif ini bakal naik dari 10 persen menjadi 25 persen pada Jumat ini.

Dia juga berjanji bakal segera menaikkan tarif bea masuk senilai US$325 atau sekitar Rp4.600 triliun menjadi sebesar 25 persen. Ini bakal membuat semua tarif impor barang dari Cina naik ke 25 persen.

Menyadari ini bisa berdampak kepada kenaikan harga menjelang pemilihan Presiden 2020, Trump mengatakan kebijakannya ini tidak bakal membebani konsumen di AS. “Tarif yang dibayarkan ke AS memiliki dampak yang kecil terhadap biaya produk, yang mayoritas ditanggung Cina,” kata dia.

Baca:

 

Menurut Reuters, tarif atas impor barang dari Cina sebenarnya dibayar oleh perusahaan yang berbasis di AS kepada pemerintah AS. Pengusaha AS, yang mendukung Trump melawan praktek bisnis Cina, justru ingin tarif ini segera dihilangkan dan bukan ditambah.

“Menaikkan tarif berarti menaikkan pajak terhadap jutaan keluarga AS dan mengundang retaliasi lebih lanjut terhadap petani AS,” kata Christin Fernandez, juru bicara dari Asosiasi Pemimpin Industri Ritel.

Baca:

 

Seorang analis Shen Liugang, direktur program riset pengembangan dan perdagangan di Chinese University di Hong Kong, mengatakan tindakan Trump mirip karakter Thanos di film Avengers. “Dia menjentikkan jarinya dan pasar bergoyang,” kata dia seperti dilansir South China Morning Post.






Mike Pompeo Kasih Saran Amerika soal Cina

7 jam lalu

Mike Pompeo Kasih Saran Amerika soal Cina

Mike Pompeo memberikan masukan ke Amerika soal bagaimana menghadapi Cina.


Investor Cina Disebut Tertarik Bangung Industri Hilirisasi Timah di Bangka Belitung

16 jam lalu

Investor Cina Disebut Tertarik Bangung Industri Hilirisasi Timah di Bangka Belitung

Ridwan menuturkan Indonesia adalah penghasil timah terbesar kedua di dunia. Dua investor asal Cina meliriknya.


Kamala Harris dan Perdana Menteri Jepang Mengecam Sikap Cina ke Taiwan

2 hari lalu

Kamala Harris dan Perdana Menteri Jepang Mengecam Sikap Cina ke Taiwan

Kamala Harris dan Perdana Menteri Jepang mengutuk tindakan Cina di Selat Taiwan dan menegaskan kembali pentingnya menjaga perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan.


Pacuan Teknologi Bom versus Bunker Iran dan Amerika

2 hari lalu

Pacuan Teknologi Bom versus Bunker Iran dan Amerika

Beton yang semakin kuat memaksa bom-bom bunker buster semakin dahsyat. Saat ini beton yang menang?


Geger Rumor Presiden Cina Xi Jinping Dikudeta

3 hari lalu

Geger Rumor Presiden Cina Xi Jinping Dikudeta

Presiden Cina Xi Jinping trending di Twitter kalau dia dikenai tahanan rumah dan dikudeta militer. Sejauh ini, kabar tersebut belum terkonfirmasi.


BI Perkirakan Ekonomi Global Tahun Depan Anjlok, Hanya Cina yang Cerah

6 hari lalu

BI Perkirakan Ekonomi Global Tahun Depan Anjlok, Hanya Cina yang Cerah

BI memprediksi ekonomi global tahun depan turun jadi 2,7 persen, bahkan 2,6 persen.


OnePlus 11 Pro Dikabarkan Calon Pengguna Snapdragon 8 Gen 2, RAM 16 GB

6 hari lalu

OnePlus 11 Pro Dikabarkan Calon Pengguna Snapdragon 8 Gen 2, RAM 16 GB

Berikut bocoran spesifikasi ponsel flagship dari Cina, OnePlus 11 Pro, ini selengkapnya.


Akan Rilis 26 September, vivo X Fold+ Usung Spiritual dan Simbol Peradaban Cina

6 hari lalu

Akan Rilis 26 September, vivo X Fold+ Usung Spiritual dan Simbol Peradaban Cina

Tanda plus di vivo X Fold+ diartikan sebagai lebih kuat lagi.


Data Misi Mars Cina Ungkap Bukti Keberadaan Laut Purba

7 hari lalu

Data Misi Mars Cina Ungkap Bukti Keberadaan Laut Purba

CNSA telah mengumumkan pengorbit dan penjelajah Mars telah mengirim kembali data mentah 1.480 gigabyte.


Mau Healing ke Pulau Natuna? Ini 4 Rekomendasi Destinasi Wisata Wajib Kunjung

7 hari lalu

Mau Healing ke Pulau Natuna? Ini 4 Rekomendasi Destinasi Wisata Wajib Kunjung

Dari objek wisata bebatuan, pantai, hingga destinasi religi, Pulau Natuna menawarkan paket komplet bagi Anda yang hendak healing di sini.