Puasa, Arab Saudi Rekrut 4 Ribu Ulama dan Imam Masjid

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang petugas rukyat meneropong posisi hilal (bulan) guna menentukan awal bulan Ramadan 1440 H di pos observasi taman wisata pantai Loang Baloq, Ampenan, Mataram, NTB, Ahad, 5 Mei 2019. Tim rukyatul hilal yang terdiri dari Kanwil Kementrian Agama Prov NTB, BMKG Selaparang Mataram dan UIN Mataram itu tidak dapat melihat hilal karena tertutup awan. ANTARA/Ahmad Subaidi

    Seorang petugas rukyat meneropong posisi hilal (bulan) guna menentukan awal bulan Ramadan 1440 H di pos observasi taman wisata pantai Loang Baloq, Ampenan, Mataram, NTB, Ahad, 5 Mei 2019. Tim rukyatul hilal yang terdiri dari Kanwil Kementrian Agama Prov NTB, BMKG Selaparang Mataram dan UIN Mataram itu tidak dapat melihat hilal karena tertutup awan. ANTARA/Ahmad Subaidi

    TEMPO.CO, Jakarta - Kerajaan Arab Saudi mengumumkan telah merekrut lebih dari 4 ribu ulama yang akan bertugas sepanjang bulan Ramadan dan 1.100 imam yang direkrut untuk memimpin solat tarawih di penjuru masjid di Arab Saudi.

    Abdullatif Al-Asheikh, Menteri urusan Agama Islam mengatakan pihaknya juga telah merenovasi lebih dari 2.400 masjid dan 221 masjid sudah dibuka sebelum Ramadan. Sebagian besar penduduk Arab Saudi beragama Islam.

    Situs english.alarabiya.net mewartakan, Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud pada Minggu, 5 Mei 2019 dalam pesan Ramadannya menyerukan agar umat Islam di negaranya mengutamakan toleransi. Mahkamah Agung Arab Saudi mengkonfirmasi puasa di negara itu adalah Senin, 6 Mei 2019.

    "Setelah dunia menderita karena balas dendam ekstrimisme dan terorisme, Kerajaan Arab Saudi menyerukan dialog, penolakan terhadap kekerasan dan mencabut sumber-sumber terorisme," kata Raja Salman.

    Baca: Lama Waktu Puasa di Dunia Saat Ramadan, Dari Oslo ke Melbourne

    Umat muslim melaksanakan shalat sunnah tarawih pada malam pertama bulan Ramadhan di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Aceh, Minggu, 5 Mei 2019. Sebagian besar umat muslim di provinsi yang telah memberlaukan hukum syariat islam dalam kehidupan sehari-hari melaksanakan ibadah puasa sesuai jadwal yang ditetapkan pemerintah. ANTARA

    Baca:  1 Ramadan di Indonesia

    Puasa adalah satu dari lima rukun Islam yang wajib dilakukan umat Islam setelah syahadat, solat lima kali dalam sehari, membayar zakat dan menunaikan haji jika mampu.

    Dikutip dari thedailystar.net, Senin, 6 Mei 2019, umat Islam Arab Saudi memulai puasa Ramadan pada Senin 6 Mei 2019 waktu setempat. Keputusan itu diambil berdasarkan hasil observasi bulan, dimana bulan sabit belum memperlihatkan tandanya pada Sabtu kemarin.

    Berdasarkan penanggalan Islam, metodelogi bulan bisa membuat sejumlah negara memulai Ramadan selisih satu sampai dua hari. Umat Islam yang berada di belahan utara garis khatulistiwa akan menghadapi puasa dengan waktu yang panjang karena sedang musim panas.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.