Libur 10 Hari, Bandara dan Jalan Tol di Jepang Padat

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Libur panjang menyabut kaisar baru di Jepang telah dimulai. Akibatnya, seluruh bandara di Jepang penuh dengan sejumlah turis domestik. Sumber: japantimes.co.jp/KYODO

    Libur panjang menyabut kaisar baru di Jepang telah dimulai. Akibatnya, seluruh bandara di Jepang penuh dengan sejumlah turis domestik. Sumber: japantimes.co.jp/KYODO

    TEMPO.CO, Jakarta - Bandara di penjuru Jepang penuh sesak dengan turis domestik yang ingin menghabiskan libur khusus 10 hari menyambut kekaisaran baru. Libur ini telah dimulai per hari Sabtu kemarin, 27 April 2019 hingga 6 Mei 2019.

    Saat ini otoritas Jepang tengah disibukkan mempersiapkan segala hal terkait prosesi turun tahta Kaisar Akihito yang akan dilakukan pada Selasa, 30 April 2019. Sedangkan Putra Kaisar Akihito, yakni Putra Mahkota Naruhito akan resmi naik tahta pada 1 Mei 2019.

    Libur kekaisaran baru ini bertepatan dengan libur nasional Jepang atau Golden Week yang dimulai pada pekan pertama Mei. Golden week adalah pekan libur nasional di Jepang yang biasanya diisi dengan pergelaran beragam festival sepanjang pekan pertama Mei.

    Pada 3 Mei masyarakat Jepang akan memperingati Hari Konstitusi. Sedangkan pada 5 Mei akan diperingati Hari Anak Nasional.

    Baca: 5 Hal yang Dirindukan Untuk Kembali Berlibur di Jepang

    Selama Golden Week berlangsung, keluarga di Jepang memanfaatkannya untuk liburan, baik ke tempat-tempat wisata dalam negeri maupun luar negeri. Agen wisata lokal, JTB mencatat setidaknya ada 24 juta orang yang berpegian ke luar kota maupun ke luar negeri.

    Sedangkan bandara internasional Narita mencatat ada sekitar 60 ribu orang keluar - masuk bandara itu. Sementara kendaraan pribadi juga memenuhi jalan tol luar kota. Kemacetan terjadi hingga 21 kilometer sejak hari Sabtu pukul 11 siang.

    Baca: Warga Cina Persoalkan Penamaan Kekaisaran Jepang Setelah Akihito

    Dengan libur panjang ini, perbankan di Jepang tutup hingga 6 Mei 2019. Pada Jumat lalu, terlihat sejumlah antrian orang di mesin-mesin ATM untuk mempersiapkan transaksi sehari-hari mereka menghadapi libur panjang.

    Akan tetapi, tidak semua masyarakat Jepang gembira menyambut libur panjang ini. Pasalnya, libur ini membuat fasilitas layanan masyarakat dan kesehatan menjadi terbatas jam operasionalnya.

    Riset yang dilakukan Asahi Shimbun memperlihatkan 45 persen masyarakat Jepang merasa tidak bahagia dengan libur panjang ini. Hanya 35 persen responden yang gembira dengan libur panjang ini.

    Channel News Asia | Panji Moulana


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Manfaat dan Dampak Pemangkasan Eselon yang Dicetuskan Jokowi

    Jokowi ingin empat level eselon dijadikan dua level saja. Level yang hilang diganti menjadi jabatan fungsional.