Perdana Menteri Narendra Modi Beri Hak Suara di Pemilu India

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perdana Menteri India Narendra Modi bersama masyarakat melaksanakan pemilu tahap ketiga, Selasa, 23 April 2019. Sumber: Deccan Herald

    Perdana Menteri India Narendra Modi bersama masyarakat melaksanakan pemilu tahap ketiga, Selasa, 23 April 2019. Sumber: Deccan Herald

    TEMPO.CO, Jakarta - Perdana Menteri India Narendra Modi bersama masyarakat melaksanakan pemilu tahap ketiga, Selasa, 23 April 2019. Pemilu India dibagi menjadi 7 tahap yang dimulai pada 11 April dan akan berakhir pada 19 Mei 2019. Suara hasil pemilu secara keseluruhan akan dihitung pada 23 Mei mendatang. 

    Dikutip dari reuters.com, Selasa 23 April 2019, total ada 188 juta pemilih yang berhak memberikan suara pada 117 daerah pemilihan di 15 negara bagian dan teritorial yang secara federal dikendalikan India.

    Partai berkuasa di India, Bharatiya Janata atau BJP, secara agresif berupaya mengalahkan kubu oposisi yang menyerang Modi dengan tuduhan salah menangani perekonomian India, tidak cukup menciptakan lapangan kerja baru dan besarnya tekanan terhadap para petani. 

    “Saya rasa penciptaan lapangan kerja, pembangunan yang berkelanjutan dan harmonisasi komunal harus menjadi prioritas bagi pemerintahan India berikutnya,” kata Ubaidullah Mohyideen, 26 tahun, warga negara India yang memberikan hak suaranya, Selasa, 23 April 2019.

    Baca: Pria Potong Jari karena Salah Coblos Partai dalam Pemilu India 

    Perdana Menteri India Narendra Modi bersama masyarakat melaksanakan pemilu tahap ketiga, Selasa, 23 April 2019. Sumber: Reuters Pictures

    Jayendra Singh, 44 tahun, pengusaha dari Gandhinagar, India, mengatakan ekonomi, keamanan perempuan dan pengangguran adalah masalah besar yang dihadapi India saat ini.

    Baca: India Siap Gelar Pemilu Putaran Kedua 

    Perdana Menteri Modi usai memberikan hak suaranya mengatakan di bawah pemerintahannya keamanan India terjaga dengan baik. Pernyataan itu dilontarkan terkait serangan di tiga hotel dan tiga gereja di Sri Langka pada Minggu, 21 April 2019, yang menewaskan 290 orang. Dalam pemilu 2019, Modi kembali mencalonkan diri menjadi orang nomor satu India dari Partai BJP.

    “Saudara sekalian, ingatkah pada situasi India sebelum 2014 ketika bom meledak di hampir setiap sudut negara setiap hari?,” kata Modi.   

    Rahul Verma, peneliti dari Pusat Kebijakan Penelitian, sebuah lembaga kajian di New Delhi mengatakan Perdana Menteri Modi berulang kali membandingkan keamanan India dengan serangan bom di Sri Langka dengan harapan bisa meningkatkan raihan suara BJP hingga dua kali lipat. Dalam kampanyenya, BJP mengusung keberhasilan Modi dalam menjaga keamanan India.        

    “Saya rasa BJP sangat ingin menjalankan kampanye ini untuk keamanan nasional. Sebab pada dasarnya jika mereka mengemukakan hal lain, mereka akan berada di medan yang sulit, seperti pada masalah ekonomi atau pada kinerja mereka,” kata Verma.  

    Perdana Menteri Modi memberikan hak suaranya pada Selasa pagi, 23 April 2019 di kota Gujarat. Dia berpamitan dulu pada ibunya dan mengendarai sebuah mobil Jeep terbuka menuju tempat pemungutan suara. Dia tiba di lokasi pengambilan suara pada 8 pagi waktu setempat dengan disambut ratusan pendukungnya. Dalam kesempatan itu, dia kembali menyebut-nyebut keamanan India sebagai keberhasilannya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Avengers: EndGame dan Ribuan Jagoan yang Diciptakan oleh Marvel

    Komik marvel edisi perdana terjual 800 ribu kopi di AS. Sejak itu, Marvel membuat berbagai jagoan. Hingga Avengers: Endgame dirilis, ada 2.562 tokoh.