Jaksa Agung Malaysia Selidiki Pembebasan Majikan Adelina Lisao

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jaksa Agung Malaysia Tommy Thomas (tengah).[freemalaysiatoday]

    Jaksa Agung Malaysia Tommy Thomas (tengah).[freemalaysiatoday]

    TEMPO.CO, Jakarta - Jaksa Agung Malaysia Tommy Thomas akan menyelidiki mengapa dakwaan terhadap mantan majikan Adelina Lisao dibatalkan.

    Penyelidikan digelar menyusul laporan MAS Ambika yang berusia 61 tahun, diberikan pembebasan penuh oleh Pengadilan Tinggi Penang atas pembunuhan TKI Adelina Sao, meskipun penuntut hanya mencari pembebasan dari dakwaan.

    Baca: Setahun Kematian TKI Adelina, Ibu Meminta Keadilan

    "Saya telah menghubungi jaksa agung untuk mencari klarifikasi. Jaksa agung telah menjawab bahwa ia akan secara pribadi menyelidiki masalah ini untuk melihat tindakan selanjutnya," kata anggota parlemen Bukit Mertajam Steven Sim, dikutip dari Malaysiakini.com, 20 April 2019.

    "Saya percaya pada jaksa agung dan sistem hukum akan menegakkan keadilan."

    "Saya tegaskan kembali pendirian saya bahwa Malaysia membutuhkan undang-undang yang lebih baik untuk melindungi pekerja migran di negara ini."

    Tenaga kerja wanita asal Nusa Tenggara Timur, Adelina Lisao, sedang tidur di lokasi garasi di rumah majikan di Malaysia di sebelah anjing piaran. MalayOnline.

    Sim adalah salah satu yang pertama kali menyoroti kasus Adelina awal tahun lalu.

    Dia memberikan foto-foto Adelina yang dipaksa tidur di teras depan, bersama dengan anjing keluarga.

    Adelina ditahan di teras selama sebulan, dan menderita memar di tubuhnya ketika dia diselamatkan dan dilarikan ke rumah sakit pada 10 Februari 2018.

    Baca: Malaysia Janji Menindak Pembunuh Adelina

    Adelina meninggal pada hari berikutnya. Pemeriksaan post-mortem mengkonfirmasi kematiannya dikarenakan kegagalan banyak organ.

    Selain tuduhan pembunuhan terhadap Ambika, putrinya R Jayavartiny juga telah didakwa karena diduga mempekerjakan Adelina Lisao tanpa dokumen yang sah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.