6 Dokumen Rahasia Penting AS yang Dibocorkan WikiLeaks

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wikileaks. Foto: news.com.au

    Wikileaks. Foto: news.com.au

    Program peretasan rahasia global CIA terungkap dalam kebocoran 'Vault 7' pada 2017, yang menunjukkan sejauh mana kemampuan agen mata-mata AS untuk meretas ponsel cerdas, TV pintar, dan aplikasi pesan media sosial seperti WhatsApp.

    Dokumen-dokumen tersebut menunjukkan bahwa kamera telepon dan mikrofon dapat diaktifkan dari jarak jauh sesuka hati, dan bahwa CIA berkolaborasi dengan agen-agen intelijen Inggris dalam proyek-proyek ini.

    Baca: 8 Fakta Penangkapan Pendiri WikiLeaks Julian Assange

    WikiLeaks mengungkapkan teknik pengawasan "Weeping Angel", yang menjadikan TV pintar dalam keadaan mati namun sebenarnya menggunakannya sebagai mikrofon untuk memantau target.

    Kebocoran Vault 7 juga mengekspos program Umbrage di mana CIA dapat melakukan operasi peretasan tetapi membuatnya tampak sebagai tindakan negara asing.

    5. AS Gunakan IMF dan Bank Dunia sebagai Senjata (2008)

    Dengan upaya kudeta AS baru-baru ini di Venezuela, WikiLeaks menyoroti apa yang disebutnya pedoman kudeta AS yang merinci metode perang tidak konvensional Washington melawan musuh.

    Dokumen tersebut telah dirilis oleh WikiLeaks pada 2008 tetapi menemukan relevansi baru ketika tekanan ekonomi AS terhadap Venezuela meningkat dalam beberapa bulan terakhir.

    Dalam manual, pemerintah AS mengakui sejarah panjang melakukan perang ekonomi dan menggunakan "senjata keuangan" terhadap pemerintah yang tidak tunduk pada kehendaknya.

    Partisipasi dari organisasi keuangan internasional seperti Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional (IMF) menawarkan tempat diplomatik-keuangan AS untuk mencapai tujuan-tujuan ini.

    6. Penjara Guantanamo (2007)

    Sebuah buku manual US Army setebal 238 halaman yang dirilis oleh WikiLeaks pada tahun 2007 mengungkapkan prosedur operasi standar untuk kamp penjara Teluk Guantanamo, tempat AS menahan dan menyiksa tahanan, seringkali tanpa tuduhan, selama bertahun-tahun.

    Dokumen itu mengungkapkan ada anak laki-laki berusia 15 tahun dan lebih muda di kamp itu, bahwa anjing digunakan untuk mengintimidasi tahanan, dan bahwa beberapa tahanan digolongkan sebagai terlarang bagi pengunjung Palang Merah.

    Baca: Pengacara Takut Julian Assange Disiksa Jika Diekstradisi ke AS

    Juga terungkap bahwa tahanan yang masuk ditahan dalam isolasi selama dua minggu untuk menumbuhkan ketergantungan pada penjaga dan interogator dan untuk meningkatkan serta mengeksploitasi disorientasi yang mereka rasakan.

    Menyusul penangkapan pendiri WikiLeaks Julian Assange minggu lalu, banyak yang berspekulasi pada apa yang disebut file jaminan, yang beberapa orang diperkirakan akan segera bocor jika terjadi penahanan atau eksekusi mati Assange.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hypermarket Giant dan Tiga Retail yang Tutup 2017 - 2019

    Hypermarket Giant akan menutup enam gerainya pada Juli 2019. Selain Giant, berikut gerai ritel yang yang bernasib sama dalam dua tahun terakhir.