Inggris Sia-siakan Rp 27,7 Triliun demi Rencana Brexit No Deal

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Negosiasi proposal Brexit mundur setelah menghabiskan 1,5 miliar poundsterling (Rp 27,7 triliun) hanya dalam setahun untuk rencana antisipasi Brexit No Deal atau Brexit tanpa kesepakatan.

    Pegawai negeri sipil di seluruh pemerintahan, di mana hampir 5.000 di antaranya diperkirakan akan bekerja dalam waktu dekat, setelah diberitahu untuk kembali karena Brexit ditunda hingga 31 Oktober.

    "Kami telah menghentikan perencanaan operasional tanpa kesepakatan kami dengan segera," isi email ke staf Whitehall yang diperoleh oleh Sky News, seperti dikutip dari Mirror.co.uk, 12 April 2019.

    Baca: Jatuh Bangun Theresa May Buat Kesepakatan Brexit

    "Pada pertemuan yang diketuai oleh sekretaris kabinet, kami sepakat bahwa tujuannya adalah untuk memastikan bahwa kami membatalkan perencanaan No Deal Brexit dengan cara yang hati-hati, dipertimbangkan, dan tertib."

    Departemen Transportasi, yang memberikan 100 juta poundsterling (Rp 1,8 triliun) tanpa kontrak kesepakatan dengan perusahaan feri, mengatakan pemerintah sudah menjual kapasitas tambahan kembali ke pasar.

    Menteri Brexit James Cleverly bersikeras, persiapan jangka panjang tanpa kesepakatan berlanjut, tetapi mengakui perencanaan Brexit tanpa kesepakatan yang sudah dekat, sekarang telah dihentikan.

    Para pengunjuk rasa membentangkan spanduk di Jembatan Westminster sebelum demonstrasi anti-Brexit, di London pusat, Inggris, Sabtu, 20 Oktober 2018. REUTERS/Simon Dawson

    Keputusan itu membuat marah kedua belah pihak dari perdebatan Brexit setelah diperkirakan 4 miliar poundsterling (Rp 73,8 triliun) berkomitmen untuk perencanaan Brexit No Deal sejak referendum Uni Eropa, dengan kucuran 1,5 miliar poundsterling (Rp 27,7 triliun) di tahun pajak 2018-2019.

    Baca: Uni Eropa Siapkan Skenario Jika Brexit Tidak Berjalan Mulus

    Sumber-sumber Kantor Kabinet bersikeras tidak semua uang dihabiskan dengan sia-sia, karena tidak ada kesepakatan persiapan yang masih ada jika ditentukan pada bulan Oktober.

    Itu berarti tidak semua estimasi 4 miliar poundsterling (Rp 73,8 triliun) dihabiskan untuk Brexit tanpa kesepakatan, dengan jumlah yang tidak diketahui masih relevan untuk waktu ke depan.

    Baca: Theresa May Salahkan Parlemen Inggris Atas Kebuntuan Brexit

    Tetapi para kritikus percaya Brexit tanpa kesepakatan sekarang sudah tidak ada, terlepas dari apa pun setelah Uni Eropa mengisyaratkan dapat memberikan perpanjangan lebih lanjut untuk Brexit setelah Halloween.

    Para anggota parlemen yang mendukung Partai Buruh Inggris mengecam pemerintah karena menyia-nyiakan miliaran poundsterling setelah sembilan tahun penghematan demi rencana Brexit No Deal.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Beda Kerusuhan Mei 2019 dengan Kengerian di Ibu Kota 1998

    Kerusuhan di Jakarta pada bulan Mei terjadi lagi, namun kejadian di 2019 berbeda dengan 1998. Simak kengerian di ibu kota pada akhir Orde Baru itu.