Pengacara Takut Julian Assange Disiksa Jika Diekstradisi ke AS

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Julian Assange. REUTERS/Finbarr O'Reilly

    Julian Assange. REUTERS/Finbarr O'Reilly

    TEMPO.CO, Jakarta - Kuasa hukum pendiri WikiLeaks Julian Assange mengatakan, Assange berisiko disiksa jika dia diekstradisi ke Amerika Serikat.

    Dikutip dari Reuters, 12 April 2019, kuasa hukum Julian Assange, Baltasar Garzon mengatakan, argumen mencabut suaka politik Assange yang telah tinggal di Kedubes Ekuador adalah tidak benar. Ia menambahkan proses ekstradisi Assange akan dimulai.

    Baca: Pendiri WikiLeaks Julian Assange Ditangkap

    Sementara Amnesty International meminta agar Inggris tidak mengekstradisi Julian Assange ke Amerika Serikat.

    Wakil Direktur Amnesty International Bidang Riset untuk Eropa, Massimo Moratti, menulis surat terbuka yang dirilis ke situs Amnesty International pada 11 April, menyatakan bahwa ekstradisi ke AS berisiko melanggar hak asasi Assange dan berpotensi disiksa.

    Pendiri WikiLeaks, Julian Assange, ditangkap di London, 11 April 2019.[Sky News]

    "Amnesty International menyerukan kepada Inggris untuk menolak mengekstradisi atau mengirim Julian Assange dengan cara apapun ke AS di mana ada risiko yang sangat nyata bahwa ia dapat menghadapi pelanggaran hak asasi manusia, termasuk kondisi penahanan yang akan melanggar HAM, penyiksaan dan perlakuan buruk lainnya," kata Massimo, dikutip dari amnesty.org, 12 April 2019.

    Massimo juga khawatir persidangan terhadap Assange di AS tidak akan digelar secara adil, dan kemungkinan eksekusi hukuman mati, karena pekerjaannya dengan Wikileaks.

    Baca: Penangkapan Julian Assange Atas Permintaan Amerika Serikat

    Amnesty International juga mengatakan, investigasi tuduhan pelecehan seksual Julian Assange harus dilakukan secara transparan dan adil. Namun, jika Julian Assange diekstradisi ke Swedia, maka Swedia harus menjamin Julian Assange tidak diekstradisi ke AS.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.