Ilmuwan Rusia Saran Pindahkan Gas Alam Pakai Kapal Selam Nuklir

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapal selam nuklir Rusia, Dmitry Donskoy melintas di bawah jembatan Great Belt, Denmark, 21 Juli 2017. Kapal selam ini akan mengikuti parade angkatan laut di Saint Petersburg, Rusia. Nanna Navntoft/Ritzau Foto via AP

    Kapal selam nuklir Rusia, Dmitry Donskoy melintas di bawah jembatan Great Belt, Denmark, 21 Juli 2017. Kapal selam ini akan mengikuti parade angkatan laut di Saint Petersburg, Rusia. Nanna Navntoft/Ritzau Foto via AP

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala lembaga riset Rusia menyarankan penggunaan kapal selam nuklir untuk memindahkan gas alam cair di Arktik.

    Kepala pusat riset Kurchatov Institute, Mikhail Kovalchuk menyarankan ini saat hadir dalam International Arctic Forum di Saint Petersburg, dikutip dari Russia Today, 11 April 2019.

    Baca: India Sewa Kapal Selam Nuklir Bekas Rusia Senilai Rp 43 Triliun

    Menurutnya, kapal selam nuklir bisa diisi dengan gas dan menjadi transportasi energi, tanpa harus berlayar di permukaan.

    "Jika kita berbicara tentang fasilitas produksi (gas) di bawah permukaan, kenapa tidak mempertimbangkan gagasan transportasi bawah laut," saran Mikhail Kovalchuk.

    Kapal selam Rusia Rostov-on-Don dan Stary Oskol saat mengikuti gladi bersih jelang parade Hari Angkatan Laut di Laut Hitam di pelabuhan Sevastopol, Krimea, 27 Juli 2017. REUTERS/Pavel Rebrov

    "Bayangkan kita membuat pembawa gas bawah laut dalam kerangka tubuh kapal selam dengan mesin nuklir," lanjutnya.

    Menurutnya, kapal selam dapat mengambil gas langsung di endapan bawah laut dan bekerja dalam "mode pesawat ulang-alik" untuk mengirimkannya ke konsumen, tambahnya.

    Baca: Cina Mau Buat Kapal Tanker LNG Terbesar di Dunia

    Selain itu kapal selam mungkin menjadi cara yang lebih aman untuk mengangkut gas daripada kapal tanker besar, ujar Kovalchuk.

    Namun, doktor ilmu fisika dan matematika Rusia itu mengakui, bahwa "kelayakan ekonomi" dari kapal selam nuklir pembawa gas alam tersebut belum dihitung.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.