Trump Telepon dan Tweet Netanyahu Ucapkan Selamat Menang Pemilu

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden AS Donald Trump memberikan dekrit kepada PM Israel Benjamin Netanyahu, yang mengakui Dataran Tinggi Golan milik Israel, 25 Maret 2019.[REUTERS]

    Presiden AS Donald Trump memberikan dekrit kepada PM Israel Benjamin Netanyahu, yang mengakui Dataran Tinggi Golan milik Israel, 25 Maret 2019.[REUTERS]

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengucapkan selamat atas kemenangan Benjamin Netanyahu dalam pemilu Israel yang diselenggarakan hari Selasa, 9 April 2019. Trump menelepon Bibi, sapaan akrab Netanyahu, sehari setelah pemilu.

    Trump menelepon Netanyahu untuk menyampaikan selamat sekaligus harapannya melalui akun Twitter.

    "AS bersama dia dan rakyat Israel sepanjang jalan," kata Trump melalui Twitter, seperti dikutip dari Reuters.

    Baca: Menang Pemilu, Benjamin Netanyahu Jadi Pemimpin Israel Terlama

    Netanyahu mengucapkan terima kasih kepada Trump atas dukungan luar biasanya kepada Israel. Perdana Menteri terlama dalam sejarah Israel ini menjelaskan via Twitter bahwa Trump meneleponnya melalui pesawat Air Force One yang terbang menuju Texas.

    "Trump dengan hangat mengucapkan selamat kepada saya dan rakyat Israel. Saya berterima kasih kepada Presiden Trump atas dukungan luar biasanya kepada Israel, termasuk pengakuan atas Yerusalem dan Golan," kata Netanyahu melalui Twitter.

    Baca: 4 Skandal Korupsi yang Menjerat Benjamin Netanyahu

    Netanyahu dalam percakapan telepon juga mengucapkan terima kasih kepada Trump atas memasukkan pasukan Garda Revolusi Iran dalam daftar organisasi teroris pada hari Senin, 8 April lalu.

    Hasil pemilu Israel hingga kemarin telah masuk 97 persen suara. Dari hasil suara menunjukkan kemenangan partai Likud pendukung Benjamin Netanyahu dengan meraih 65 kursi dari 120 kursi yang tersedia di parlmene, Knesset.  Partai pesaing yang mendukung Benny Gantz, Partai Biru dan Putih meraih 55 kursi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.