Mereka yang Bersaing dalam Pilpres AS 2020, Siapa Saja?

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Reuters

    Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Reuters

    TEMPO.CO, Jakarta - 450 lebih kandidat telah mendaftar ke Komisi Pemilihan Federal untuk maju dalam pilpres AS 2020.

    Pemilihan presiden AS masih 500 hari lagi, namun Demokrat mulai dipenuhi kandidat presiden.

    Dari ratusan calon yang mencalonkan diri, ada beberapa figur kuat yang siap menantang petahana dari Republik, Donald Trump, seperti yang dilansir dari TIME, 9 April 2019.

    Baca: 9 Penantang Donald Trump di Pilpres AS 2020, Siapa Mereka?

    1. Donald Trump

    Sang petahana Donald Trump tampaknya tak terburu-buru mendaftarkan diri untuk maju lagi dalam pilpres.

    Sekretaris Gedung Putih Sarah Huckabee Sanders menegaskan pencalonan Donald Trump.

    "Tentu saja dia akan maju lagi," katanya pada Juni 2017 silam.

    Pada 2018, media konservatif Drudge Report mengkonfirmasi pencalonan Trump. Sementara Brad Parscale, yang memimpin strategi kampanye digital Trump pada 2016, akan menjadi manajer kampanye Trump untuk 2020.

    Donald Trump adalah lulusan Wharton School of Business University of Pennsylvania, dengan gelar sarjana ekonomi.

    Donald Trump pernah menjadi bintang acara televisi dan menghasilkan pendapatan dari real estate.

    Menurut Tax Policy Center, Trump meloloskan undang-undang yang efektif mengurangi pajak 80 persen warga Amerika dan angka pengangguran rendah.

    Meski menikmati stabilitas ekonomi, namun Trump penuh kontroversi. Mulai dari pelecehan seksual, skandal seks, kebijakan imigrasi, dugaan intervansi Rusia dalam kampanyenya, hingga pajak pendapatan.

    2. Kamala Harris

    Kamala Harris mencalonkan diri untuk pilpres AS 2020.[REUTERS]

    Senator dari Demokrat, Kamala Harris, mengumumkan pencalonannya saat peringatan Martin Luther King Jr.

    "Ini adalah momen ketika saya merasa bertanggung jawab untuk maju dan berjuang demi siapa diri kita sebetulnya," katanya dalam program televisi.

    Harris lulus studi ilmu politik dan ekonomi dari Howard University dan meraih gelar hukum dari University of California Hasting College.

    Baca: Kamala, Perempuan Kulit Hitam Pertama yang Maju Pilpres AS 2020

    Dia menjabat wakil jaksa agung distrik dan jaksa agung di San Fransisco beberapa tahun, sebelum terpilih sebagai jaksa agung California pada 2010.

    Kamala Harris menang mudah melawan pesaing demokratnya Loretta Sanchez pada 2016 untuk pemilihan senat. Saat ini Harris menjabat sebagai anggota komisi kehakiman senat AS.

    Jik terpilih, maka Harris akan menjadi presiden perempuan pertama sekaligus presiden perempuan Afrika-Amerika pertama dalam sejarah.

    3. Cory Booker

    Senator Cory Booker mengumumkan dia mencalonkan diri sebagai presiden dalam sebuah pesan video yang diunggah ke akun Twitter-nya pada 1 Februari.

    Booker, 49 tahun, menerima gelar sarjana muda dari Stanford dan gelar sarjana hukumnya dari Yale. Dia juga dianugerahi Beasiswa Rhodes bergengsi untuk belajar di Oxford.

    Setelah lulus dari sekolah hukum, ia pindah ke Newark, New Jersey, di mana ia memulai sebuah organisasi nirlaba legal untuk keluarga berpenghasilan rendah.

    Dia pertama kali terpilih menjadi anggota dewan kota pada usia 29, dan kemudian menjadi walikota pada tahun 2006. Pada 2013, ia memenangkan pemilihan khusus untuk Senat AS, dan tahun berikutnya terpilih untuk masa jabatan enam tahun penuh.

    Jika terpilih, Booker bisa menjadi orang yang belum menikah pertama yang terpilih sebagai Presiden sejak tahun 1800-an. Namun, dia baru-baru ini mengkonfirmasi dia punya pacar.

    3. Beto O’Rourke

    Beto O'Rourke mengumumkan dia mencalonkan diri sebagai presiden dalam sebuah video yang diunggah pada 14 Maret.

    Pria berusia 46 tahun dan ayah tiga anak itu menjalani masa tiga masa jabatan di Dewan Perwakilan Rakyat setelah mengalahkan Silvestre Reyes, petahana delapan masa jabatan di pemilihan Demokrat 2012.

    Sebelum maju senat, O'Rourke adalah anggota dewan kota El Paso, anggota band punk dan pendiri perusahaan web dan perangkat lunak kecil. Dia lulus dari Universitas Columbia dengan gelar sarjana dalam bidang sastra Inggris.

    O'Rourke pernah ditangkap karena menabrak kendaraan saat mabuk pada tahun 1998, meskipun tuduhan itu dibatalkan setelah ia menyelesaikan program pendidikan yang diperintahkan pengadilan.

    4. Amy Klobuchar


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.