Nenek Ini Berjalan 3 Km Diiringi Hujan Lunasi Utang 50 Tahun Lalu

Ilustrasi hujan. Physicsworld.com

TEMPO.CO, Jakarta - Seorang nenek usia 98 tahun di Cina berjalan kaki sejauh 3 kilometer diiringi hujan deras untuk mengembalikan uang yang dipinjamnya 50 tahun lalu.

Nenek bernama Sun Xingbao di kota Zheijang, Cina, berutang kepada seorang tukang kayu bernama Zhang Falin. Sang nenek meminta tukang kayu itu membuat furnitur untuk anak laki-lakinya yang baru menikah, seperti dikutip dari Asia One, Jumat, 5 April 2019.

Baca: Nenek 70 Tahun Taklukkan Enam Perampok dengan Tas

Kehidupan nenek yang hidup miskin tak mampu membayar seluruh biaya pembuatan furnitur. Nenek berutang 10 yuan atau sekitar Rp 21 ribu kepada tukang kayu.

Sun yang mengalami kecelakaan pada Maret lalu dan merasa tak nyaman dengan itu, kemudian mengambil uang dari rekening bank miliknya. Dia lalu pergi ke rumah Zhang.

Baca: Tragis, Nenek Ini Tinggal di Kandang Babi Bertahun-tahun  

Sang nenek menyerahkan uang sebesar 1.500 yuan kepada Zhang. Dia beralasan utangnya sudah setengah abad belum dibayar, jadi Zhang harus menerima lebih dari 10 yuan.

Zhang tak kuasa menolak permohonan sang nenek. Namun tukang kayu tidak mengambil seluruh uang milik nenek itu. Ia lalu mengambil 1,200 yuan.






BSU Tahap Empat Cair, Perencana Keuangan Ingatkan Pemenuhan Kebutuhan sebagai Prioritas

1 hari lalu

BSU Tahap Empat Cair, Perencana Keuangan Ingatkan Pemenuhan Kebutuhan sebagai Prioritas

Perencana Keuangan mengatakan dana BSU mestinya difokuskan untuk bisa mengatasi kewajiban dulu, seperti untuk kurangi utang dan biaya anak sekolah.


Rupiah Terus di Level Rp 15.000-an per Dolar AS, BI: Utang Luar Negeri Tak Seperti 1998

4 hari lalu

Rupiah Terus di Level Rp 15.000-an per Dolar AS, BI: Utang Luar Negeri Tak Seperti 1998

Bank Indonesia (BI) memastikan, kondisi utang luar negeri (ULN) Indonesia saat ini masih sangat aman, meskipun kurs rupiah terus bertengger di level atas Rp 15.200 per dolar AS.


Ratusan Pelajar dan Mahasiswa di Bogor Kena Tipu Toko Online, Pinjam ke Pinjol untuk Naikkan Rating

4 hari lalu

Ratusan Pelajar dan Mahasiswa di Bogor Kena Tipu Toko Online, Pinjam ke Pinjol untuk Naikkan Rating

Pemilik toko online mengiming-imingi korban akan mendapat komisi 10 persen dari transaksi. Kini anak-anak itu dikejar penagih utang.


Tak Terbitkan Euro Bond Tahun Ini, Kemenkeu: Saat Ini Sedang Tidak Bagus

4 hari lalu

Tak Terbitkan Euro Bond Tahun Ini, Kemenkeu: Saat Ini Sedang Tidak Bagus

Pemerintah tak akan menerbitkan surat utang (obligasi) dalam denominasi euro atau Euro Bond pada tahun ini.


Dampak Garis Kemiskinan Bank Dunia Direvisi, Jumlah Penduduk Miskin Indonesia dan Cina Melesat

4 hari lalu

Dampak Garis Kemiskinan Bank Dunia Direvisi, Jumlah Penduduk Miskin Indonesia dan Cina Melesat

Bank Dunia (World Bank) mengubah standar garis kemiskinan baru yang mengacu pada aturan purchasing power parities (PPP) 2017.


Utang Pemerintah Naik, Kini Tembus Rp 7.236,61 Triliun

6 hari lalu

Utang Pemerintah Naik, Kini Tembus Rp 7.236,61 Triliun

Utang pemerintah hingga posisi akhir Agustus 2022 telah sebesar Rp 7.236,61 triliun. Angka itu naik sekitar 1,01 persen atau Rp 73,49 triliun dari posisi Juli 2022 sebesar Rp 7.163,12 triliun.


Mike Pompeo Kasih Saran Amerika soal Cina

6 hari lalu

Mike Pompeo Kasih Saran Amerika soal Cina

Mike Pompeo memberikan masukan ke Amerika soal bagaimana menghadapi Cina.


Luhut Ingin Perikanan RI Masuk 5 Besar Dunia, Cara Healing di Tengah Ancaman Resesi

6 hari lalu

Luhut Ingin Perikanan RI Masuk 5 Besar Dunia, Cara Healing di Tengah Ancaman Resesi

Berita terkini hingga petang ini dimulai dari pernyataan Menteri Luhut soal sektor kelautan dan perikanan Indonesia yang harus masuk lima besar dunia.


Stafsus Sri Mulyani: Pemerintah Sengaja Kurangi Penarikan Utang Baru

6 hari lalu

Stafsus Sri Mulyani: Pemerintah Sengaja Kurangi Penarikan Utang Baru

Stafsus Sri Mulyani menyatakan pemerintah tengah mengambil sikap mengurangi penarikan utang baru untuk membiayai APBN.


Investor Cina Disebut Tertarik Bangung Industri Hilirisasi Timah di Bangka Belitung

7 hari lalu

Investor Cina Disebut Tertarik Bangung Industri Hilirisasi Timah di Bangka Belitung

Ridwan menuturkan Indonesia adalah penghasil timah terbesar kedua di dunia. Dua investor asal Cina meliriknya.