Trump Minta Dana Militer AS, Cina, Rusia Dicukur untuk Perdamaian

Reporter

Editor

Budi Riza


TEMPO.COWashington – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengeluhkan jumlah uang yang dihabiskan AS, Cina, dan Rusia untuk memproduksi berbagai jenis senjata termasuk senjata nuklir.

Baca:

 

Trump mengatakan jumlah uang yang besar itu bisa digunakan untuk tujuan yang lebih baik.

“Seperti Anda tahu, Cina menghabiskan banyak dana untuk militer, kami juga begitu, juga Rusia. Ketiga negara ini saya pikir dapat bertemu dan menghentikan penggunaan uang ini dan menggunakannya untuk hal-hal yang lebih produktif menuju perdamaian jangka panjang,” kata Trump saat bertemu dengan Wakil Perdana Menteri, Liu He, di Ruang Oval, Gedung Putih, pada Kamis, 4 April 2019.

Baca:

 

Trump menjamu Liu dalam konteks pembicaraan perjanjian dagang dengan Cina untuk mengakhiri perang dagang yang sedang berlangsung. Trump mengatakan perlu ada fase kedua pembicaraan antara ketiga negara untuk membahas isu belanja militer dan produksi berbagai senjata.

“Saya pikir, akan lebih baik jika kita semua bersama dan kita tidak membuat senjata-senjata ini,” kata dia. Saat ditanya Trump soal ini, Liu He menjawab bahwa itu adalah ide yang bagus.

Baca:

 

Cina, seperti dilansir media SCMP, menganggarkan dana pertahanan sekitar Rp2500 triliun atau turun sekitar tujuh persen dibandingkan 2018. Penurunan ini terjadi karena melambatnya pertumbuhan ekonomi negara itu terkait perang dagang dengan AS.

Baca:

 

Sedangkan pemerintahan AS di bawah Presiden Trump menganggarkan dana pertahanan sebesar sekitar US686.1 miliar atau sekitar Rp9.700 triliun untuk tahun ini.






Rusia: Batas Harga Minyak Tak Halangi Operasi Militer di Ukraina

8 jam lalu

Rusia: Batas Harga Minyak Tak Halangi Operasi Militer di Ukraina

Rusia menegaskan bahwa batasan harga minyak yang ditetapkan Barat hanya akan mengacaukan pasar energi global.


Penjualan Mobil Listrik XPeng Anjlok Hingga 63 Persen, Produksi G9 Digenjot

16 jam lalu

Penjualan Mobil Listrik XPeng Anjlok Hingga 63 Persen, Produksi G9 Digenjot

XPeng mengharapkan pengiriman akan meningkat signifikan pada Desember 2022 karena peningkatan dan percepatan produksi mobil listrik G9.


Ukraina Tuding Rusia di Balik Teror Mata Binatang Kedubes di Eropa dan AS

18 jam lalu

Ukraina Tuding Rusia di Balik Teror Mata Binatang Kedubes di Eropa dan AS

Kedubes Ukraina di Eropa dan Amerika Serikat mendapat teror bom surat dan paket mata binatang. Rusia diduga berada di balik teror tersebut.


Pencuri Jebol Dinding Ambil Lukisan Mural Karya Bansky tentang Perang Ukraina

19 jam lalu

Pencuri Jebol Dinding Ambil Lukisan Mural Karya Bansky tentang Perang Ukraina

Sekelompok orang mencoba mengambil mural karya seniman grafiti Banksy di Kyiv, Ukraina dengan mencongkelnya dari dinding tempat lukisan itu.


Putin Jatuh dari Tangga hingga Tak Sengaja BAB, Kesehatannya Disorot

20 jam lalu

Putin Jatuh dari Tangga hingga Tak Sengaja BAB, Kesehatannya Disorot

Putin tergelincir dari tangga rumahnya di Moskow. Kabar bahwa Putin sakit keras kembali menjadi sorotan.


Miliarder Rusia Mikhail Fridman Konfirmasi Tidak Ditahan Inggris

1 hari lalu

Miliarder Rusia Mikhail Fridman Konfirmasi Tidak Ditahan Inggris

Miliarder Mikhail Fridman pada Sabtu, 3 Desember 2022, mengumumkan kalau dia dalam kondisi baik-baik saja, tidak dalam kondisi ditahan Inggris


Barat Batasi Harga Minyaknya, Rusia Siapkan Tanggapan

1 hari lalu

Barat Batasi Harga Minyaknya, Rusia Siapkan Tanggapan

Rusia tidak akan terima pembatasan harga minyak secara sepihak oleh Barat dan sedang menyiapkan tanggapan.


Ukraina Berikan Sanksi Kepada Pemuka Gereja Ortodoks Pendukung Invasi Rusia

1 hari lalu

Ukraina Berikan Sanksi Kepada Pemuka Gereja Ortodoks Pendukung Invasi Rusia

Ukraina menjatuhkan sanksi pada 10 pemuka gereja yang bekerja dengan otoritas pendudukan Rusia atau membenarkan invasi Moskow


Jutawan Bitcoin Rusia Diculik dan Dibuang ke Hutan

1 hari lalu

Jutawan Bitcoin Rusia Diculik dan Dibuang ke Hutan

Seorang penguasa Rusia mengaku diculik. Perampok meminta sandi dompet digitalnya yang berisi Bitcoin milliaran rupiah.


Formula 1 Cina 2023 Dibatalkan Lagi, Apa Penyebabnya?

2 hari lalu

Formula 1 Cina 2023 Dibatalkan Lagi, Apa Penyebabnya?

Grand Prix Formula 1 Cina dipastikan tidak akan masuk dalam agenda F1 2023. Apa penyebabnya? Simak selengkapnya di artikel ini!