Anak Jamal Khashoggi Dapat Uang Bungkam Rp 993 M dari Arab Saudi

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua anak Jamal Khashoggi diundang oleh Raja Salman ke istana Al Yamamah di ibu kota Riyadh, Arab Saudi. Raja Salman ingin mengucapkan belasungkawa secara langsung. Sumber : english.alarabiya.net

    Dua anak Jamal Khashoggi diundang oleh Raja Salman ke istana Al Yamamah di ibu kota Riyadh, Arab Saudi. Raja Salman ingin mengucapkan belasungkawa secara langsung. Sumber : english.alarabiya.net

    TEMPO.CO, Jakarta - Anak-anak Jamal Khashoggi, jurnalis yang tewas dibunuh secara sadis dan jasadnya belum ditemukan, menerima kompensasi sedikitnya US$ 70 juta atau setara dengan Rp 993 miliar dalam bentuk uang, tunjangan, dan properti dari pemerintah Arab Saudi atas kematian ayah mereka.

    Baca: Puluhan Negara Desak Arab Saudi Ungkap Pembunuh Jamal Khashoggi

    Menurut sumber CNN, pemerintah Arab Saudi memberikan kompensasi atau uang darah dengan tujuan menebus kesalahan. Meski di balik pemberian uang tebusan Saudi berharap keluarga korban tidak secara terbuka mengkritik keluarga kerajaan atas kematian Khashoggi.

    Empat anak Khashoggi masing-masing menerima rumah senilai US$ 4 juta. Salah, anak sulung Khashoggi mendapat rumah berukuran besar di Jeddah, tempat dia bekerja sebagai bankir. Sedangkan Abdullah dan dua saudara perempuannya mendapat rumah di tempat yang berbeda.


    Baca: Terungkap, Percakapan MBS Berniat Tembak Mati Jamal Khashoggi

    Selain menerima properti, keempat anak Khashoggi menerima pembayaran masing-masing US$ 267 ribu dan mendapat tunjangan bulanan sebesar US$ 10 ribu hingga US$ 15 ribu yang akan diberikan tanpa batas waktu.

    Raja Salman menyetujui pemberian rumah, uang, dan tunjangan bulan terhadap 4 anak-anak Khashoggi.

    Adapun jaksa penuntut menuntut hukuman mati terhadap 5 hingga 11 terduga pelaku pembunuhan Khashoggi di Konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki pada 2 Oktober 2018.


    Baca: Pelapor Khusus PBB Mulai Selidiki Pembunuhan Jamal Khashoggi

    Jika terbukti bersalah dan dihukum mati, maka keluarga korban sesuai sistem hukum Sharia di Arab Saudi, para terpidana dapat membayar sejumlah uang kepada keluarga korban agar tidak dijatuhi hukuman mati. Jika harapan terpidana terpenuhi, namun tidak dapat memenuhi pembayaran yang diminta keluarga korban, maka pemerintah bertugas menagihnya.

    Salah, pemegang dua kewarganegaraan Arab Saudi dan Amerika Serikat, satu-satunya keluarga Jamal Khashoggi yang berencana tetap tinggal di Arab Saudi. Tiga saudaranya masih di AS dan tidak ingin pulang ke negaranya untuk tinggal di rumah yang diberikan pemerintah Arab Saudi kepada mereka sebagai kompensasi.

    Pemerintah Arab Saudi tidak menanggapi pemberian kompensasi kepada empat anak Jamal Khashoggi. Sejauh ini, empat anak-anak Khashoggi belum pernah secara terbuka mengkritik kerajaan. Meski, kesimpulan CIA menyebutkan putra mahkota Mohammed bin Salman yang memerintahkan untuk membunuh ayah mereka.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?