Rusia Kembangkan Drone AK-47 yang Mematikan, Seperti Apa?

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Drone ini telah dikembangkan oleh perusahaan yang sama, yang membangun sebagian besar rudal paling mematikan Rusia.[ALMAZ-ANTEY/Sky News]

    Drone ini telah dikembangkan oleh perusahaan yang sama, yang membangun sebagian besar rudal paling mematikan Rusia.[ALMAZ-ANTEY/Sky News]

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah rekaman tempur terbaru Rusia, menunjukkan sebuah drone dipasang dengan AK-47 yang mampu menembak pesawat kecil atau target kecil lainnya.

    Video tersebut memperlihatkan perangkat yang belum dinamai itu lepas landas di atas beton sebelum menembak balon dan pesawat mainan. Target jatuh dengan sangat mudah oleh drone Ak-47 ini.

    Baca: Militer Rusia Punya Senapan Sniper Baru Gantikan SVD Dragunov

    Menurut laporan Mirror.co.uk, 1 April 2019, kontraktor pertahanan Rusia terkemuka Almaz Antey, telah memenangkan paten untuk drone baru ini. Almaz Antey adalah perusahaan negara yang sebelumnya telah menciptakan beberapa rudal paling mematikan Rusia.

    Senapan Kalashnikov AK-47 yang ditempatkan di sekitar seperangkat sayap memiliki durasi terbang 40 menit dan dikendalikan oleh operator yang mengenakan pelindung dan mengarahkan drone melalui video langsung, seperti yang dilaporkan situs berita militer Foxtrot Alpha.

    Drone AK-47 yang menakutkan dilaporkan dapat menembak jatuh sebuah pesawat kecil.[ALMAZ-ANTEY/Sky News]

    Pengembangan drone ini dimulai pada 2016 dan video yang muncul di online adalah demonstrasi kemampuannya, yang diberi judul "prototipe eksperimental".

    Baca: Presiden Rusia Uji Coba Senjata Kalashnikov, untuk Sniper

    Senapan serbu AK-47 Kalashnikov standar dapat menembakkan 600 peluru per menit pada target hingga jarak 300 meter dan jika dipasang di drone akan menjadi alat tempur yang mematikan.

    Drone baru Rusia pada dasarnya adalah AK-47 yang terbungkus sayap.[ALMAZ-ANTEY/Sky News]

    Rusia telah meluncurkan sejumlah drone yang tidak biasa dalam beberapa tahun terakhir, termasuk versi bawah laut yang terungkap tahun lalu untuk menangkis penyelam militer menggunakan senapan serbu yang terpasang pada drone.

    Baca: Militer Rusia Uji Coba Robocops, Ini Kehebatannya

    Selain itu, Rusia juga memamerkan drone peledak seperti pesawat kamikaze bulan lalu di pameran senjata internasional IDEX Dubai.

    Selain drone AK-47, Rusia dilaporkan sedang mengembangkan pasukan robot tempur, termasuk drone pengebom seukuran kucing dan tank-tank robot nirawak.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.