Diminta Trump Keluar Venezuela, Rusia: AS Keluar Dulu dari Suriah

Pesawat Rusia terlihat mendarat di Bandara Simon Bolivar, Caracas, Venezuela. Reuters

TEMPO.CO, Jakarta - Permintaan Donald Trump agar militer Rusia keluar dari Venezuela, dibalas Rusia agar AS lebih dulu keluar dari Suriah.

Juru bicara Menteri Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengatakan. seperti dikutip dari Russia Today, 28 Maret 2019, AS harus menepati komitmennya terlebih dahulu untuk menarik semua pasukan dari Suriah.

Baca: Rusia Menolak Permintaan Trump untuk Tarik Pasukan dari Venezuela

"Sebelum mereka mengatakan dalam kepentingan sah negara-negara lain, saya menyarankan pemerintah AS untuk memenuhi janji-janji yang telah diberikan kepada masyarakat internasional," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova, merujuk pada janji Presiden AS Donald Trump untuk menarik pasukan AS dari Suriah.

"AS berperilaku seperti koboi di Louvre, merusak tatanan internasional dengan gerakan kacau dan perilaku yang tidak terduga," kata Zakharova.

Baca: Trump Minta Rusia Tarik Pasukan dari Venezuela atau ...

Pada Rabu, Kementerian Luar Negeri Rusia mengkonfirmasi pada bahwa dua pesawat militernya tiba di Venezuela sebagai bagian dari kesepakatan kerja sama militer tahun 2001 yang tidak memerlukan persetujuan lebih lanjut oleh Majelis Nasional Venezuela, yang telah diambil alih oleh pihak oposisi.

Pesawat Angkatan Udara AS kedua yang membawa bantuan kemanusiaan untuk Venezuela setelah mendarat di Bandara Camilo Daza di Cucuta, Kolombia 16 Februari 2019.[REUTERS]

Pesawat-pesawat yang membawa hingga 100 spesialis militer Rusia dan kargo mendarat di luar Caracas pada hari Sabtu.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, meminta pemerintah Rusia untuk menarik pasukannya dari Venezuela. Trump juga mengatakan semua opsi terbuka untuk membuat penarikan pasukan ini terjadi.

Baca: 100 Pasukan Darat Rusia Mendarat di Venezuela, Dukung Maduro

"Rusia harus keluar," kata Trump kepada media di Ruang Oval saat menerima istri tokoh oposisi Venezuela, Fabiana Rosales, seperti dilansir Reuters pada Rabu, 27 Maret 2019.

Soal pengiriman pasukan ini, Deputi Duta Besar Rusia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, Dmitry Polyanskiy, mengatakan negaranya memiliki hubungan bilateral dan perjanjian dengan Venezuela yang harus dihormati.






Lansia dan Orang Sakit Dipanggil Wajib Militer, Rusia Berjanji Perbaiki Kesalahan

8 menit lalu

Lansia dan Orang Sakit Dipanggil Wajib Militer, Rusia Berjanji Perbaiki Kesalahan

Rusia berjanji memperbaiki kesalahan dalam pemanggilan mobilisasi wajib militer ke Ukraina, setelah sejumlah lansia dan orang sakit dipanggil bertugas


AS: Ada Konsekuensi Bencana jika Rusia Nekat Gunakan Nuklir di Ukraina

30 menit lalu

AS: Ada Konsekuensi Bencana jika Rusia Nekat Gunakan Nuklir di Ukraina

Amerika Serikat memperingatkan "konsekuensi bencana" jika Rusia menggunakan senjata nuklir di Ukraina untuk pertahankan wilayah yang dicaplok


Rusia Hentikan Pasokan Gas, Jerman Dapat Ganti dari Uni Emirat Arab

10 jam lalu

Rusia Hentikan Pasokan Gas, Jerman Dapat Ganti dari Uni Emirat Arab

Uni Emirat Arab sepakat memasok gas alam cair dan diesel ke Jerman, setelah Rusia menghentikan pasokannya akibat konflik Ukraina


Zelensky Kesal Israel Enggan Berikan Senjata untuk Lawan Rusia

12 jam lalu

Zelensky Kesal Israel Enggan Berikan Senjata untuk Lawan Rusia

Presiden Volodymyr Zelensky kesal karena Israel enggan memberikan sistem anti-rudal untuk membantu Ukraina melawan serangan Rusia


Editor RT.com Protes Mobilisasi Militer Rusia ke Ukraina

13 jam lalu

Editor RT.com Protes Mobilisasi Militer Rusia ke Ukraina

Memobilisasi militer ke Ukraina ke menuai protes, salah satunya dari editor kanal berita asal Rusia, RT.com


Sekutu Putin Keluhkan Mobilisasi Wajib Militer yang Berlebihan

14 jam lalu

Sekutu Putin Keluhkan Mobilisasi Wajib Militer yang Berlebihan

Kedua anggota parlemen Rusia yang merupakan sekutu dekat Putin, secara eksplisit mengungkapkan bahwa kemarahan publik terhadap mobilisasi meningkat


Pelabuhan Ukraina Berhasil Ekspor 4,7 Juta Ton Gandum

1 hari lalu

Pelabuhan Ukraina Berhasil Ekspor 4,7 Juta Ton Gandum

Sebanyak 211 kapal dengan 4,7 juta ton produk pertanian telah meninggalkan Ukraina di bawah kesepakatan yang di tengahi oleh PBB dan Turki.


Mazda Pertimbangkan untuk Mengentikan Produksi di Rusia

1 hari lalu

Mazda Pertimbangkan untuk Mengentikan Produksi di Rusia

Toyota yang merupakan pesain Mazda telah menghentikan produksi mobil di Rusia karena kesulitan pasokan suku cadang.


Teheran Sesalkan Kyiv Marah Drone Iran Dipakai Rusia Serang Ukraina

1 hari lalu

Teheran Sesalkan Kyiv Marah Drone Iran Dipakai Rusia Serang Ukraina

Teheran menyesalkan keputusan Kyiv menurunkan hubungan diplomatik kedua negara gara-gara drone Iran digunakan Rusia untuk perang di Ukraina


Ketika Undangan Bela Negara Rusia untuk Orang yang Sudah Mati

1 hari lalu

Ketika Undangan Bela Negara Rusia untuk Orang yang Sudah Mati

Presiden Putin memerintahkan wajib militer bagi warga untuk berperang membela Rusia di Ukraina, tapi panggilan dinilai hanya untuk warga daerah miskin