Boeing Akan Pasang Sofware Baru di Pesawat 737 MAX

Pesawat Boeing 737 Max 8 yang digunakan oleh Maskapai American Airlines dalam penerbangan dari Miami ke New York City di Bandar Udara LaGuardia di New York, Amerika Serikat, 12 Maret 2019. Boeing 737 MAX 8 merupakan pesawat penumpang sipil penerus Boeing 737 Next Generation yang diproduksi di Amerika Serikat. REUTERS/Shannon Stapleton

TEMPO.CO, Jakarta - Boeing Co akan memberikan sebuah sofware baru kepada seluruh maskapai di dunia yang membeli pesawat Boeing 737 MAX. Sofware itu akan diberikan secara gratis menyusul dua kali kecelakaan pesawat yang terjadi pada pesawat tipe Boeing 737 MAX.

Dikutip dari reuters.com, Rabu, 27 Maret 2019, software tersebut akan ditanam di pesawat-pesawat tipe Boeing 737 MAX sebagai sistem anti-stall guna mencegah kembali terjadinya masalah di pusat keamanan. Software ini juga akan menon-aktifkan jika dua sensor di pesawat tidak sama.

Sistem anti-stall di Boeing 737 MAX memicu perdebatan terkait keseimbangan yang seharusnya antara pilot dan mesin dalam mengemudikan pesawat 737 MAX yang merupakan versi terbaru pesawat 737 50 tahun lalu.

Baca: Undang 200 Pilot, Boeing Ingin Terbangkan 737 MAX Lagi

Baca: Modifikasi Software Boeing 737 Max Diperkirakan Rilis April

Untuk menanamkan sofware baru itu pada satu pesawat Boeing 737 MAX hanya dibutuhkan waktu satu jam. Namun proses secara keseluruhan bisa lebih lama karena harus ada pengujian ketat dan persyaratan dokumentasi yang diperlukan bagi para teknisi dan regulator.

"Jelas sekali ada tekanan terhadap pesawat-pesawat yang dikandangkan, namun tekanan jauh lebih besar untuk memastikan keamanan dilakukan dengan benar. Yang diinginkan saat ini adalah secepatnya dan temukan masalahnya," tulis Badan Penerbangan Sipil Amerika Serikat atau FAA.

Sebelumnya pada Senin, 25 Maret 2019, Kementerian Transportasi Amerika Serikat mengatakan sedang membentuk sebuah panel untuk mengevaluasi program sertifikasi FAA menyusul derasnya kekhawatiran dua kecelakaan fatal yang terjadi pada pesawat Boeing 737 MAX pada Lion Air dan Ethiopian Airline. Kecelakaan ini telah membuat banyak maskapai di dunia memutuskan tidak mengoperasikan dulu pesawat Boeing 737 MAX milik mereka.






Asal-usul Hari Penerbangan Sipil Internasional Diperingati Setiap 7 Desember

2 hari lalu

Asal-usul Hari Penerbangan Sipil Internasional Diperingati Setiap 7 Desember

Organisasi Penerbangan Sipil Internasional atau ICAO menetapkan Hari Penerbangan Sipil Internasional, pada 7 Desember


Jet Pribadi Efisien untuk Liburan dan Beragam Keperluan, Berapa Tarifnya?

3 hari lalu

Jet Pribadi Efisien untuk Liburan dan Beragam Keperluan, Berapa Tarifnya?

Jet pribadi memang bisa digunakan untuk berbagai keperluan, seperti berlibur, urusan bisnis, kedaruratan hingga politik.


Uni Eropa Izinkan Pasang 5G di Pesawat, 'Airplane Mode' Bisa Ditinggalkan

4 hari lalu

Uni Eropa Izinkan Pasang 5G di Pesawat, 'Airplane Mode' Bisa Ditinggalkan

Penumpang maskapai penerbangan di Uni Eropa tidak perlu mengatur 'Airplane Mode' jika ingin gunakan ponsel selama penerbangan.


Lion Air Minta Maaf Setelah Pesawatnya Gagal Lepas Landas di Jambi

4 hari lalu

Lion Air Minta Maaf Setelah Pesawatnya Gagal Lepas Landas di Jambi

Sebanyak 152 penumpang mengalami keterlambatan jadwal akibat pesawat Lion Air rute Jambi-Jakarta gagal lepas landas.


Momen Libur Akhir Tahun, Maskapai Internasional Tambah Jadwal Penerbangan ke Bali

5 hari lalu

Momen Libur Akhir Tahun, Maskapai Internasional Tambah Jadwal Penerbangan ke Bali

Maskapai Internasional Qatar Airways dan Emirates berencana membuka konektivitas rute penerbangan ke Bali.


3 Cara Meredakan Airplane Ear, Telinga Berdengung saat Naik Pesawat

5 hari lalu

3 Cara Meredakan Airplane Ear, Telinga Berdengung saat Naik Pesawat

Telinga berdengung dan terasa sakit saat naik persawat disebut airplane ear. Berikut cara meredakannya.


Mulai Awal Bulan Ini Penerbangan Pelita Air Jakarta-Bali 5 Kali Sepekan, Berikut Jadwalnya

7 hari lalu

Mulai Awal Bulan Ini Penerbangan Pelita Air Jakarta-Bali 5 Kali Sepekan, Berikut Jadwalnya

Pelita Air menambah frekuensi penerbangan rute Jakarta-Bali-Jakarta menjadi 5 kali sehari mulai 1 Desember 2022.


5 Alasan Tak Biasa yang Membuat Penumpang Dikeluarkan dari Pesawat

8 hari lalu

5 Alasan Tak Biasa yang Membuat Penumpang Dikeluarkan dari Pesawat

Kenyataannya adalah ada banyak persyaratan kontrak dari maskapai penerbangan, termasuk hak awak pesawat untuk mengeluarkan penumpang dari pesawat.


Cara Mengatasi Ketakutan dan Kecemasan Saat Naik Pesawat

10 hari lalu

Cara Mengatasi Ketakutan dan Kecemasan Saat Naik Pesawat

Beberapa penumpang pesawat khawatir berada di ruang tertutup terlalu lama, dan yang lain tidak menyukai ketinggian.


Kuasa Hukum Petinggi ACT Minta Hakim Bebaskan Kliennya, Ini Alasannya

17 hari lalu

Kuasa Hukum Petinggi ACT Minta Hakim Bebaskan Kliennya, Ini Alasannya

Kuasa hukum petinggi ACT meminta majelis hakim agar menolak surat dakwaan dan melepaskan kliennya dalam nota keberatan atau eksepsi