Muncul Petisi Usulkan PM Selandia Baru Terima Nobel Perdamaian

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern menghadiri salat Jumat di halaman Masjid Al-Noor, Christchurch, Selandia Baru, Jumat, 22 Maret 2019. Ia hadir untuk memimpin peringatan Jumat kelabu untuk memperingati sepekan teror penembakan di dua masjid di Kota Christchurch. REUTERS/Edgar Su

    Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern menghadiri salat Jumat di halaman Masjid Al-Noor, Christchurch, Selandia Baru, Jumat, 22 Maret 2019. Ia hadir untuk memimpin peringatan Jumat kelabu untuk memperingati sepekan teror penembakan di dua masjid di Kota Christchurch. REUTERS/Edgar Su

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah petisi online menginginkan agar PM Selandia Baru Jacinda Ardern menerima Nobel Perdamaian karena reaksinya atas penembakan di Christchurch.

    Ardern dipuji di seluruh dunia karena kepemimpinan, simpati dan tindakan tegasnya melarang senjata api, setelah penembakan dua masjid di Christchurch pada 15 Maret kemarin.

    Baca: Ibu Korban Teror di Selandia Baru Wafat karena Serangan Jantung

    Dikutip dari Stuff.co.nz, 23 Maret 2019, penyair Prancis bernama Dr Khal Torabully, pendiri pusat intelektual House of Wisdom Fez-Granada, adalah orang di balik peluncuran petisi pada Jumat kemarin.

    Dia mengaku tidak terlalu mengenal Ardern sebelum penembakan di Christchurch.

    PM Jacinda Ardern mengunjungi keluarga korban serangan teror di Selandia Baru pada Senin, 17 Maret 2019 di Kota Christchurch. Meaww

    "Menyusul peristiwa tragis Christchurch dan respons yang memadai, terbuka dan damai dari Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern, kami ingin mengusulkannya sebagai penerima Hadiah Nobel Perdamaian yang akan datang," kata Torabully.

    Baca: Saking Bencinya, PM Selandia Baru Enggan Sebut Nama Teroris

    Hingga Sabtu pagi petisi ini menerima 400 tanda tangan.

    "Sikap kepemimpinan dia tunjukkan selama dan setelah serangan teroris. Dia sangat tenang, tetapi sangat tegas, dan itu merupakan kombinasi yang hebat.

    "Dalam konteks global terorisme, tanggapannya bermartabat dan inklusif."

    Baca: PM Ardern Diancam Keselamatannya pasca Teror di Selandia Baru

    Torabully mengatakan di banyak negara, terutama di Prancis, di mana ia tinggal, ada kesenjangan antara elit politik dan rakyat, dan politisi sering menggunakan peristiwa tragis untuk agenda mereka sendiri. Sebaliknya, PM Selandia Baru Jacinda Ardern bertindak untuk kepentingan masyarakat umum.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.