Presiden Mundur, Nama Ibu Kota Kazakhstan Diganti

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Kazakhstan Nursultan Nazarbayev secara mengejutkan menyatakan mundur dari jabatannya setelah 30 tahun memimpin negara itu. Sumber: id.wikipedia.org

    Presiden Kazakhstan Nursultan Nazarbayev secara mengejutkan menyatakan mundur dari jabatannya setelah 30 tahun memimpin negara itu. Sumber: id.wikipedia.org

    TEMPO.CO, Jakarta - Parlemen Kazakhstan pada Rabu, melakukan pemungutan suara dan setuju mengganti nama ibukota negara itu, yang semula bernama Astana diganti menjadi Nursultan. Penggantian nama ibu kota ini untuk menghormati mantan Presiden Kazakhstan Nursultan Nazarbayev yang memutuskan mundur setelah 30 tahun memimpin negara itu.

    Nazarbayef secara mengejutkan menyatakan mundur pada Selasa, 19 Maret 2019. Dia mundur dengan alasan agar terjadi regenerasi kepemimpinan di Kazakhstan. Gagasan penggantian nama itu mengemuka sehari setelah Nazarbayef mengumumkan pengunduran dirinya sebagai orang nomor satu di Kazakhstan.

    Baca: Meski Mundur, Nazarbayev Tetap Dominasi Politik Kazakhstan

    Bangunan mirip UFO raksasa ini terletak di pusat kota Astana, Kazakhstan. Bangunan ini merupakan sebuah tempat Sirkus yang dirancang dengan bentuk yang tidak biasa. Fantastis, gaya modern Astana menyatu sempurna ke dalam arsitektur kota. Bangunan ini disatukan dengan kompleks hotel, tempat administrasi, arena dan bangunan lainnya terkait sirkus. hemoiga.com

    Menurut Presiden Kazakhstan sementara Kassym-Jomart Tokayev, proposal penggantian nama muncul setelah dia diambil sumpah jabatan menjadi presiden sementara. Penggantian nama ibu kota adalah langkah resmi pertama yang diambil Tokayev sebagai kepala negara sementara, dimana Nazarbayev dinilai berjasa dalam membangun negara dengan sangat cepat.

    Baca: Presiden Kazakhstan Mundur Setelah 30 Tahun Berkuasa, Kenapa?

    Nama Nursultan dipilih karena berarti 'Cahaya Sultan'. Astana adalah proyek pemerintah di Sungai Ishim, wilayah utara Kazakhstan, yang dibangun lebih dari 20 tahun silam. Astana sekarang telah menjelma menjadi kota terbesar menggantikan kota Almaty. Pada 1997, nama Astana resmi menjadi ibu kota Kazakhstan yang dibentuk dari sebuah provinsi kecil menjadi sebuah kota futuristik.

    Sebelum penggantian nama ibu kota ini terjadi, sudah terjadi spekulasi dikalangan masyarakat Kazakhstan kalau nama ibu kota Astana akan diganti menjadi nama pemimpin yang membangun kota itu. Penggantian nama ini bukan yang pertama kali. Sebelumnya Astana bernama Akmolinsk, Tselinograd dan Akmola. Astana saat ini memiliki populasi 1 juta jiwa.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.