Deplu AS Rilis Laporan Soroti HAM Hingga Kebebasan Pers Indonesia

Presiden Joko Widodo alias Jokowi (kanan) menerima Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo dalam kunjungan kehormatan di Istana Merdeka, Jakarta, Ahad, 5 Agustus 2018. Kunjungan Mike Pompeo ke Indonesia di antaranya untuk membahas kemitraan strategis Indonesia-Amerika. ANTARA/Puspa Perwitasari

TEMPO.CO, Jakarta - Departemen Luar Negeri Amerika Serikat merilis laporan negara-negara dunia terkait demokrasi, HAM dan hak buruh, termasuk kebebasan pers di Indonesia.

Laporan Deplu AS dirilis di bawah Biro Demokrasi, Hak Asasi Manusia dan Buruh, U.S. Departemen of State, www.state.gov, yang diunduh pada 14 Maret 2019.

Secara umum laporan ini dibagi menjadi 6 seksi, yang kemudian dipersempit melingkupi masalah hak asasi manusia termasuk laporan pembunuhan yang sewenang-wenang oleh aparat pemerintah, kebebasan berekspresi, penyensoran. Laporan juga menyoroti pencemaran nama baik, korupsi, kekerasan terhadap LGBTI, hingga hak perempuan dan buruh.

Baca: Indeks Persepsi Korupsi: Cina Merosot, Indonesia Naik Peringkat

Ketika pemerintah mengambil langkah-langkah untuk menyelidiki dan menuntut beberapa pejabat yang melakukan pelanggaran HAM, impunitas atas pelanggaran HAM serius tetap menjadi perhatian.

Menurut laporan Deplu AS, dalam kasus-kasus tertentu, pengadilan menjatuhkan hukuman yang berbeda dan lebih berat terhadap warga sipil daripada pejabat pemerintah yang dinyatakan bersalah atas kejahatan yang sama.

Laporan menyebut bagaimana kekerasaan terhadap atau oleh aparat terutama di provinsi Papua dan Papua Barat, dengan bentrokan yang melibatkan polisi, militer, dan anggota masyarakat.

Kurangnya investigasi transparan terus menghambat akuntabilitas dalam sejumlah kasus di masa lalu yang melibatkan pasukan keamanan. Aktivis HAM Papua terus mengadvokasi penyelesaian tiga kasus besar yang melibatkan pelanggaran berat hak asasi manusia seperti kasus Wasior (2001), kasus Wamena (2003), dan kasus Paniai (2014).

Gedung Departemen Luar Negeri AS di Washington, 26 Januari 2017. [REUTERS / Joshua Roberts]

Dalam hal kebebasan pers, meski dijamin undang-undang, pemerintah terkadang menggunakan peraturan regional dan nasional untuk membatasi media.

Beberapa wartawan asing dilaporkan menerima izin untuk melakukan perjalanan ke provinsi Papua dan Papua Barat, sementara yang lain melaporkan keterlambatan atau penolakan birokrasi, seolah-olah karena alasan keamanan. Pada bulan Februari pihak berwenang mengusir seorang jurnalis Australia dari Kabupaten Asmat, Provinsi Papua, setelah jurnalis itu mengunggah sebuah tulisan kritis ke media sosial dari foto mie instan dan biskuit manis yang dilaporkan dipasok oleh pemerintah sebagai tanggapan terhadap krisis kekurangan gizi anak.

Advokat untuk kebebasan pers menuduh bahwa kelompok antar-pemerintah, termasuk TNI dan dinas intelijen, terus mengawasi permintaan wartawan asing untuk mengunjungi wilayah tersebut.

Baca: 6 Negara ini Dapat Nilai Sempurna untuk Hak Perempuan, Indonesia?

Aliansi Jurnalis Independen melaporkan 34 kasus kekerasan yang ditujukan kepada jurnalis dan kantor media antara Januari dan April.

Aktivis hak asasi manusia melaporkan bahwa portal berita Suara Papua, yang diblokir oleh pemerintah pada 2016 karena "konten negatif," terus diblokir sementara tanpa pemberitahuan terlebih dahulu dari otoritas Indonesia, sesuai dengan pedoman kebebasan pers.






KBRI Yunani Promosikan Kopi Indonesia di Athens Coffee Festival

2 hari lalu

KBRI Yunani Promosikan Kopi Indonesia di Athens Coffee Festival

KBRI Athena berpartisipasi di Athens Coffee Festival (ACF) untuk mempromosikan cita rasa khas produk kopi Indonesia dari sekitar 16 UMKM.


KJRI Toronto Promosi Kuliner dan Seni Budaya Indonesia ke Warga Kanada

3 hari lalu

KJRI Toronto Promosi Kuliner dan Seni Budaya Indonesia ke Warga Kanada

KJRI Toronto menyelenggarakan Indonesia Food Festival di Yonge and Dundas Square pada 24 September 2022 untuk promosi budaya dan kuliner nusantara


Pelajar dan Pekerja Indonesia Keluhkan Sulitnya Masuk Malaysia

3 hari lalu

Pelajar dan Pekerja Indonesia Keluhkan Sulitnya Masuk Malaysia

Pelajar dan pekerja migran Indonesia mempertanyakan sulitnya mendapatkan entry permit masuk Malaysia khususnya setelah pembatasan Covid-19 dicabut


Redaksi Narasi Alami Serangan Digital, Pemred: Peretasan Dilakukan Serentak

4 hari lalu

Redaksi Narasi Alami Serangan Digital, Pemred: Peretasan Dilakukan Serentak

Awak media Narasi mengalami serangan digital berupa peretasan terhadap akun media sosial dan nomor WhatsApp mereka. Pelaku diduga orang yang sama.


Arti dan Sejarah Hari Bahasa Isyarat Internasional

6 hari lalu

Arti dan Sejarah Hari Bahasa Isyarat Internasional

Peringatan Hari Bahasa Isyarat Internasional hari ini mengacu pada hari pembentukan World Federation of The Deaf.


Diciptakan Don Bennett, Begini Sejarah Ditemukannya Sepak Bola Amputasi

7 hari lalu

Diciptakan Don Bennett, Begini Sejarah Ditemukannya Sepak Bola Amputasi

Ada sejarah unik di balik penemuan sepak bola amputasi. Cerita tersebut dialami oleh Don Bennet yang berasal dari Seattle, Amerika.


Kementerian Luar Negeri : Tak Ada Normalisasi Hubungan Diplomatik Indonesia-Israel

7 hari lalu

Kementerian Luar Negeri : Tak Ada Normalisasi Hubungan Diplomatik Indonesia-Israel

Sebelumnya, Indonesia dilaporkan media Israel mengirim delegasi ke Negeri Bintang Daud untuk menggelar pertemuan rahasia.


Berat Sebelah Mengadili Pelanggar HAM Berat

8 hari lalu

Berat Sebelah Mengadili Pelanggar HAM Berat

Pengadilan perkara dugaan pelanggaran HAM berat Paniai, Papua, dimulai.


Indonesia Dilaporkan Gelar Pembicaraan Rahasia dengan Israel, Kemlu: Hoaks!

10 hari lalu

Indonesia Dilaporkan Gelar Pembicaraan Rahasia dengan Israel, Kemlu: Hoaks!

Kementerian Luar Negeri RI membantah kabar ini sebagai pola lama dari media Israel untuk mengejar keuntungan.


Putri Gus Dur Yenny Wahid Temui Anies Bilang Minta Tips Sukses Formula E

10 hari lalu

Putri Gus Dur Yenny Wahid Temui Anies Bilang Minta Tips Sukses Formula E

Putri Gus Dur Yenny Wahid menyambangi Balai Kota, Jakarta Pusat hari ini minta tips Anies Baswedan.