Menlu Jerman Ungkap Alasan Kenapa Juan Guaido Tidak Ditangkap

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Luar Negeri Jerman mengatakan kehadiran diplomat asing, termasuk Duta Besar Jerman Daniel Kriener, di Bandara Caracas pada hari Senin mungkin menjadi alasan kenapa Juan Guaido tidak ditangkap otoritas Venezuela.

    "Ada informasi bahwa Guaido akan ditangkap di sana, dan saya pikir kehadiran berbagai duta besar berkontribusi untuk membantu mencegah penangkapan ini," kata Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas, dikutip dari Sputnik, 8 Maret 2019.

    Baca: Cina Menolak Intervensi Asing terhadap Maduro di Venezuela

    Pernyataan tersebut tak lama setelah pengumuman Menteri Luar Negeri Venezuela Jorge Arreaza pada hari Rabu bahwa duta besar Jerman untuk Venezuela ditetapkan sebagai persona non-grata.

    Diplomat Jerman diberikan waktu 48 jam untuk meninggalkan Venezuela karena ikut campur urusan dalam negeri Venezuela. Arreaza menyebut perilaku Kriener sebuah pelanggaran yang jelas terhadap norma-norma hubungan diplomatik.

    Heiko Maas, Menteri Luar Negeri Jerman. [Photo/Mohamad Torokman/Reuters]

    Heiko mengecam keputusan Caracas, menyebut pengusiran dubesnya sebagai keputusan yang tidak masuk akal, dan menambahkan bahwa dukungan Eropa untuk Guaido tidak tergoyahkan.

    Baca: Dukung Juan Guaido, Maduro Usir Duta Besar Jerman dari Venezuela

    Pada Kamis, seorang juru bicara Urusan Luar Negeri Uni Eropa menyesali keputusan Caracas mengusir Kriener dan mendesak pihak berwenang untuk mempertimbangkan kembali.

    Juan Guaido sendiri menyebut langkah pemerintah Venezuela sebagai ancaman terhadap Jerman, dan bersikeras bahwa duta besar Jerman harus tinggal di Venezuela secara legal dan menyerukan agar Berlin memperketat sanksi terhadap pemerintahan Nicolas Maduro.

    Juan Guaido tiba di Caracas pada Senin setelah perjalanan ke luar negeri ke beberapa negara.

    Baca: Listrik Padam Massal, Maduro Tuding Amerika Sabotase

    Jerman mendukung sanksi AS terhadap Venezuela pekan lalu dan berjanji akan melobi Uni Eropa untuk menerapkan pembatasan lebih lanjut terhadap Venezuela dalam waktu dekat.

    Jerman bergabung dengan AS mengakui pemimpin oposisi Venezuela Juan Guaido sebagai pemimpin Venezuela yang sah setelah menyatakan dirinya sebagai presiden sementara pada 23 Januari.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    OTT Bupati Kolaka Timur, Simak Fakta Penangkapan dan Profil Andi Merya

    Bupati Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Andi Merya Nur, ditangkap KPK dalam OTT. Ia diduga menerima suap yang berhubungan dengan dana hibah BNPB.