Koalisi AS Diduga Gunakan Bom Fosfor Putih untuk Serang ISIS

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bom fosfor terlihat saat latihan perang pasukan marinir Amerika Serikat di Queensland, Australia pada 13 Agustus 2013. [GLOBALNEWS.AC]

    Bom fosfor terlihat saat latihan perang pasukan marinir Amerika Serikat di Queensland, Australia pada 13 Agustus 2013. [GLOBALNEWS.AC]

    TEMPO.CO, Jakarta - Pasukan SDF dilaporkan menggunakan bom fosfor dalam serangan melawan ISIS di Baghouz, Suriah. Serangan dilakukan untuk merebut wilayah terakhir yang dikuasai ISIS di timur Suriah.

    Menurut media Suriah Ikhbarya, dikutip dari Sputnik, 4 Maret 2019, melaporkan bombardir fosfor dilakukan pada Ahad malam, dan diduga beberapa warga sipil terluka, menurut sumber warga. Koalisi AS menggunakan bom fosfor putih selama serangan kantong terakhir ISIS, Baghouz.

    Baca: Pria Asal Belanda Menyesal Bergabung ke ISIS

    Sejumlah laporan telah bermunculan di media Suriah tentang korban sipil akibat fosfor. Penggunaan fosfor putih dilarang berdasarkan konvensi internasional.

    Amerika Serikat berulang kali membantah menggunakan fosfor putih dalam serangan udara. Menanggapi tuduhan sebelumnya, Pentagon menyatakan bahwa amunisi yang digunakan oleh AS di Suriah mematuhi semua aturan internasional.

    Asap tebal terlihat di langit Baghouz, selama serangan ke kantong terakhir ISIS.[Sky News]

    Dalam beberapa bulan terakhir, SDF yang dipimpin Kurdi telah melakukan operasi terhadap gerilyawan ISIS di Suriah, dengan dukungan dari koalisi yang dipimpin AS.

    Koalisi yang dipimpin AS, yang terdiri dari lebih dari 70 negara, sedang melakukan operasi militer terhadap ISIS di Suriah dan Irak.

    Pada Ahad, ISIS mengerahkan bom mobil terhadap pasukan SDF yang menyerang Baghouz, dalam upaya terakhir untuk menjaga wilayah terakhirnya, menurut laporan Reuters.

    Baca: ISIS Terdesak, Mulai Sembunyi di Bawah Tanah dan Gunakan Sniper

    SDF memulai pertempuran yang menentukan pada Ahad setelah maju secara bertahap selama 18 jam untuk menghindari ranjau darat yang disebar ISIS. ISIS juga menggunakan terowongan bawah tanah untuk melakukan penyergapan, sementara SDF maju perlahan didukung serangan udara Koalisi AS.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kue Bulan dalam Festival Tengah Musim Gugur atau Mooncake Festival

    Festival Tengah Musim Gugur disebut juga sebagai Festival Kue Bulan atau Mooncake Festival. Simak lima fakta unik tentang kue bulan...