Inggris Tolak 14.000 Calon Tentara karena Jerawat dan Alergi

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tentara perempuan Inggris di Pangkalan Udara Kandahar di Afganistan.[The Independent]

    Tentara perempuan Inggris di Pangkalan Udara Kandahar di Afganistan.[The Independent]

    TEMPO.CO, Jakarta - Departemen Pertahanan Inggris menolak sekitar 14.000 calon tentara karena memiliki jerawat dan alergi ringan.

    Akibat besarnya angka ini, banyak yang menuding agen perekrutan yang dikontrak Departemen Pertahanan salah menafsirkan pedoman kesehatan Departemen Pertahanan untuk proses perekrutan.

    Capita adalah perusahaan jasa yang dikontrak melakukan tes medis bagi pelamar angkatan bersenjata dan diharuskan mengikuti prosedur yang ditetapkan oleh Dephan. Perekrutan ini adalah upaya Inggris untuk memenuhi kuota personel karena masih kekurangan 5.000 tentara dari target 82.000 rekrutmen.

    Baca: Banyak yang Gagal, Angkatan Darat Inggris Kendorkan Tes Masuk

    Dikutip dari Daily Mail, 3 Maret 2019, beberapa calon pelamar mengatakan bahwa dokter Capita tidak adil dalam menanggapi penyakit ringan seperti jerawat, yang menurut dokter perekrutan tidak sesuai dengan aturan militer.

    Sekarang kampanye telah diluncurkan terhadap Departemen Pertahanan supaya mengubah aturan medis. Eddie, 28 tahun, telah mendirikan kampanye Right to Fight yang bertujuan untuk mengubah kebijakan medis militer Inggris.

    Pangeran William dan Kate Middleton berjabat tangan dengan keluarga dan tentara RAF Akrotiri, di pangkalan militer Inggris di Siprus, dekat kota Limassol, Siprus, Rabu, 5 Desember 2018. William dan Kate memberikan hadiah Natal kepada keluarga para tentara. REUTERS/Yiannis Kourtoglou

    Mantan menteri angkatan bersenjata dan anggota komite penyeleksi umum di parlemen, Mark Francois mengatakan, sementara standar medis tidak boleh diturunkan dan para pelamar harap maklum.

    "Kita harus menafsirkan dengan lebih cerdas, terutama bagi para calon pelamar yang memiliki penyakit ringan seperti alergi atau eksim ringan," kata Mark.

    Juru bicara dari Capita mengatakan kepada Times, bahwa perusahaan itu wajib secara kontrak untuk menerapkan standar dari Kementerian Pertahanan dan mengatakan mereka melakukannya seperti yang diarahkan departemen.

    "Selama 12 bulan terakhir kami bekerja dengan kementerian untuk mengevaluasi kebijakan medis tanpa menurunkan keselamatan dan standar," kata Capita.

    Baca: Inggris Permudah Syarat Warga Asing Jadi Tentara, Apa Itu?

    Salah satu pelamar bernama Jack, 17 tahun dari Leeds, mengatakan dia gagal pada tes medis tahun lalu karena dia berjerawat dan pada saat pemeriksaan tangan dan kakinya dingin karena di luar bersalju.

    Dia juga mengingatkan kepada Capita bahwa dia memiliki masalah sirkulasi darah. Selain itu, dia menunjukkan kepada Capita bahwa dia sedang melakukan perawatan pada jerawatnya dengan krim dan kemungkinan jerawatnya akan berkurang ketika dia sudah menjadi tentara Inggris.

    MUHAMMAD HALWI | DAILY MAIL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.