3 Alasan Kim Jong Un Pilih Kereta Api daripada Pesawat ke Vietnam

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un melambai dari kereta di Pyongyang, Korea Utara dalam foto ini yang dirilis oleh Kantor Berita Pusat Korea Utara (KCNA) pada 23 Februari 2019. Kim dikabarkan berangkat ke pertemuan puncak di Hanoi, Vietnam. KCNA/REUTERS

    Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un melambai dari kereta di Pyongyang, Korea Utara dalam foto ini yang dirilis oleh Kantor Berita Pusat Korea Utara (KCNA) pada 23 Februari 2019. Kim dikabarkan berangkat ke pertemuan puncak di Hanoi, Vietnam. KCNA/REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un memilih menggunakan kereta api daripada pesawat terbang untuk bertemu Donald Trump di Vietnam.

    Kim Jong Un menghhabiskan 60 jam atau dua setengah hari untuk menempuh perjalanan dari stasiun Pyongyang sampai di Dong Dang, kota perbatasan Vietnam, dengan jarak sekitar 3.000 kilometer. Dari sana Kim melanjutkan dengan lomosin menuju lokasi pertemuan di Hanoi.

    Baca: Kim Jong Un Terekam Merokok Selama Perjalanan ke Vietnam

    Namun ini bukan pertama kalinya, Kim Jong Un menggunakan kereta api untuk melawan. Bahkan sejak kakek hingga ayah Kim Jong Un, lebih memilih kereta dibanding pesawat, dan berikut alasan Kim Jong Un menggunakan kereta api, dilansir dari TIME, 27 Februari 2019.

    1. Tradisi Keluarga

    Ayah Kim Jong Un, Kim Jong Ul dan kakeknya, Kim Il Sung, diyakini takut terbang. Media Korea Selatan berspekulasi, ketakutan ini muncul ketika keduanya menyaksikan sendiri pesawat jet Korut meledak selama uji coba. Insiden ini terjadi pada 1982.

    Penerbangan Kim Il Sung ke Uni Soviet pada 1986 adalah yang terakhir kalinya pemimpin Korut terbang keluar negeri selama tiga puluh tahun.

    Sebaliknya, Kim Jong Un sering menggunakan pesawat terbang selama kuliah di Swiss. Sejak menjabat pada 2011, Kim juga memilih menggunakan pesawat termasuk bertemu Trump pertama kali di Singapura. Namun perjalanan kereta baginya menjadi semacam ode dan tradisi keluarga, yang lebih akrab dengan kereta api.

    Kereta yang diyakini membawa pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un digambarkan di kota perbatasan Cina, Dandong, Cina, Sabtu, 23 Februari 2019. Pemerintah Cina enggan menanggapi pertanyaan apakah itu kereta api Kim yang melintasi Cina menuju Vietnam. Jika melewati jalur ini, Kim diperkirakan baru akan tiba di Hanoi dalam dua setengah hari. Kyodo/REUTERS

    Baca: Tiba di Vietnam, Kim Jong Un Disambut Karpet Merah

    2. Kereta Lebih Aman dan Mewah

    Kereta Kim Jong Un adalah kereta yang sama, yang digunakan oleh ayah dan kakeknya. Kereta ini terdiri dari 22 gerbong antipeluru dengan sofa kulit dan ruang konferensi.

    Kereta Kim Jong Un disertai dengan dua kereta terpisah lain selama berpergian. Kereta yang di depan menangani pemeriksaan keamanan untuk memastikan jalur kereta api aman, dan kereta yang di belakang untuk membawa pengawal dan personel pendukung.

    Baca: Rute Bersejarah Perjalanan Kim Jong Un Bertemu Trump di Vietnam

    3. Kurangnya Infrastruktur Penerbangan

    Pilihan Kim Jong Un dengan kereta mungkin terkait masalah infrastruktur penerbangan Korea Utara.

    Ketika ke Singapura, Kim Jong Un meminjam Boeing 747 milik Air China karena pesawatnya, Ilyushin Il-62 era Uni Soviet, diyakini tidak aman. Selain itu, tanpa bantuan pihak luar penerbangan ke Vietnam tidak akan mungkin. Pengamat menilai, dengan menggunakan kereta api, Kim Jong Un ingin menunjukkan dirinya tidak bergantung ke Cina, untuk bertemu Donald Trump kedua kalinya di Vietnam pada 27-28 Februari.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.