Siswa di Cina Gunakan Robot untuk Kerjakan PR

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi robot. Shutterstock.com

    Ilustrasi robot. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang siswa di Cina membeli robot untuk melatihnya menulis agar bisa mengerjakan pekerjaan rumahnya.

    Ini terungkap setelah ibunya menemukan gadis remaja itu membeli membeli robot dan melatihnya untuk meniru tulisan tangannya.

    Remaja itu mengeluarkan 800 yuan, sekitar Rp 1,6 juta, untuk robot yang meniru tulisan tangannya, lapor Qianjiang Evening News, dikutip dari Fox News, 22 Februari 2019.

    Baca: Selain Layani Pelanggan, Robot di Kafe Hungaria Juga Bisa Melawak

    Dia kemudian menggunakan robot untuk menyalin frasa bahasa Mandarin puluhan kali, untuk tugas yang mengharuskan siswa berulang kali menulis aksara Cina untuk membantu mereka belajar membaca dan menulis.

    Dia menyelesaikan tugas menulis Cina-nya dalam dua hari. Ibunya, merasakan ada sesuatu yang salah, menemukan robot di kamar putrinya dan dilaporkan menghancurkan robot itu.

    Baca: Bersantap di Restoran Alibaba dengan Pelayan Robot, seperti Apa?

    Sang ibu kemudian mengeluh ke media sosial populer di Cina, Weibo, atas kelakuan putrinya.

    "Ini bisa membantu Anda dengan pekerjaan rumah, tetapi dapatkah itu membantu Anda dalam ujian?" keluh sang ibu di Weibo.

    Namun, beberapa pengguna memuji ide kreatif siswi demi menyelesaikan tugasnya yang diberikan selama liburan Tahun Baru Imlek.

    "Beri dia istirahat. Seberapa berartinya menyalin?" kata seorang menanggapi.

    Baca: Cina Luncurkan Robot Virtual Pembaca Berita

    "Perbedaan antara manusia dan hewan lain adalah mereka tahu cara membuat dan menggunakan alat. Perempuan muda ini sudah tahu bagaimana melakukan ini," ujar yang lain menanggapi ide siswa menggunakan robot untuk menyelesaikan tugas sekolah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Catatan Tentang Cuti Bersama 2022

    Sebanyak 16 hari libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk cuti bersama dan pergesera libur akan disesuaikan dengan kondisi.