Seniman Malaysia Galang Dana untuk Korban Gempa Lombok dan Palu

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang anak berjalan di sekitar pemukiman yang rusak akibat gempa dan likuifaksi di Kelurahan Petobo, Palu, Sulawesi Tengah, Ahad, 6 Januari 2019. Warga korban gempa dan likuifaksi di Kelurahan Petobo menolak rencana pemerintah yang akan merelokasi mereka ke wilayah lain karena dinilai tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat terutama petani. ANTARA/Mohamad Hamzah

    Seorang anak berjalan di sekitar pemukiman yang rusak akibat gempa dan likuifaksi di Kelurahan Petobo, Palu, Sulawesi Tengah, Ahad, 6 Januari 2019. Warga korban gempa dan likuifaksi di Kelurahan Petobo menolak rencana pemerintah yang akan merelokasi mereka ke wilayah lain karena dinilai tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat terutama petani. ANTARA/Mohamad Hamzah

    TEMPO.CO, Jakarta - Seniman Malaysia menggelar pameran untuk mengumpulkan donasi bagi korban gempa di Lombok dan Palu.

    Malaysian Relief Agency (MRA) mengumumkan penggalangan dana Affect Nusantara, yang bertujuan memanfaatkan seni untuk bantuan korban gempa di Indonesia, menurut laporan Malay Mail, 22 Februari 2019.

    Proyek ini menargetkan dana RM 300.000 atau sekitar Rp 1 miliar untuk membangun tempat penampungan berkelanjutan yang disebut Rumah Syukur untuk keluarga yang terkena dampak bencana.

    Baca: Malaysia Kucurkan Rp 2,8 Miliar untuk Korban Gempa Sulawesi

    Shelter akan memberikan solusi perumahan yang lebih permanen bagi mereka dan mengurangi masalah sanitasi, kesehatan, dan keselamatan yang saat ini dihadapi oleh pengungsi yang tinggal di tenda penampungan sementara.

    Di bawah inisiatif Affect Nusantara, sebuah pameran seni kontemporer oleh seniman Malaysia diadakan di ARTCUBE hingga 26 Februari yang menampilkan seni dari Ahmad Fuad Osman, Anniketyni Madian, Azad Daniel Haris, Eng Hwee Chu, Fauzan Omar, Husin Hourmain, dan Zulkifli Yusoff.

    Baca: Gempa Lombok, Malaysia Tawarkan Bantuan kepada Indonesia

    Karya-karya seni menampilkan ikatan budaya, spiritual, dan sosial-ekonomi yang kompleks yang mengikat Malaysia dengan wilayah Nusantara, dan semua hasil karya yang dibeli akan masuk ke Affect Nusantara.

    Beberapa karya seni dipamerkan di ARTCUBE sebagai bagian dari pameran seni kontemporer Affect Nusantara. [ARTCUBE/Malay Mail]

    Penggalangan dana Affect Nusantara juga akan diikuti jurnalis foto terkenal Mathias Heng di Bangsar Shopping Centre (BSC) dari 26 Februari hingga 4 Maret.

    Pameran Heng yang bermuatan emosional akan menceritakan pengalamannya sendiri menyaksikan bencana.

    Pakaian, aksesoris, dan perhiasan yang dibuat khusus oleh seniman Indonesia juga akan dipamerkan di BSC dan semua hasil penjualan akan disalurkan ke Affect Nusantara.

    Baca: Gempa Donggala, Mahathir Sentil Komite Bencana ASEAN

    Ketua MRA Dr Mohd Daud Sulaiman menekankan bagaimana Affect Nusantara dapat mencipta harapan dan motivasi untuk para korban gempa di Lombok dan Palu dengan meningkatkan kualitas hidup mereka.

    "Selain sebagai penggalangan dana dan inisiatif bantuan kemanusiaan, Affect Nusantara juga bertujuan untuk meningkatkan semangat mereka yang terkena dampak dengan membantu mereka membangun kembali kebutuhan dasar untuk bertahan hidup secara fisik," katanya.

    Baca: RI Terima Bantuan Asing, Berikut Negara yang Bantu Korban Gempa

    Dia menambahkan bahwa kedermawanan dan empati orang Malaysia terhadap negara-negara tetangga mereka, sangat penting demi meringankan penderitaan korban gempa Lombok dan palu pada 2018 silam.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arab Saudi Buka Bioskop dan Perempuan Boleh Pergi Tanpa Mahram

    Berbagai perubahan besar yang terjadi di Arab Saudi mulai dari dibukanya bioskop hingga perempuan dapat bepergian ke luar kerajaan tanpa mahramnya.