Jadi Dewan HAM PBB, Ini Manfaatnya bagi Indonesia

Achsanul Habib, Direktur HAM dan Kemanusiaan Kementerian Luar Negeri RI. Sumber: TEMPO/Suci Sekar

TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia mencalonkan diri menjadi Dewan HAM PBB periode 2020 - 2022. Achsanul Habib, Direktur HAM dan Kemanusiaan Kementerian Luar Negeri RI, mengatakan memenangkan posisi ini setidaknya akan membawa dua aspek manfaat.

Pertama, aspek manfaat yang akan dirasakan masyarakat Indonesia. Di Dewan HAM PBB, terdapat banyak pembahasan dan berjibun tawaran untuk melakukan pelatihan. Maka jika Indonesia duduk menjadi anggota dewan HAM, Indonesia menjadi entitas tangan pertama yang bisa menarik lebih banyak masyarakat Indonesia terlibat dalam berbagai kesempatan tersebut.

Baca:Catatan Komnas HAM untuk Prabowo - Sandiaga: Tak Konkret

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir, kanan, didampingi Achsanul Habib, Direktur HAM dan Kemanusiaan Kementerian Luar Negeri, kiri, melakukan konferensi pers. Kamis, 21 Februari 2019. Sumber: TEMPO/Suci Sekar

Baca: Kritik Visi HAM Prabowo, Amnesty Internasional: Tidak Meyakinkan

Pada saat yang sama, Indonesia juga bisa menampilkan keunggulan yang dimiliki di Dewan HAM. Contohnya, Indonesia memiliki kelompok kaum disabilitas yang membuka usaha dan memberdayakan kelompok masyarakat lokal dan kemajuan lain yang telah dilakukan Indonesia di bidang penegakan HAM.

"Dengan posisi ini, kita juga bisa mencalonkan WNI untuk mengisi posisi penting di HAM PBB," kata Habib, Kamis, 21 Februari 2019.

Kedua, aspek manfaat yang bakal dirasakan pemerintah. Posisi Indonesia di Dewan HAM PBB bisa meningkatkan kapasitas aspek HAM Kementerian Luar Negeri dan kementerian teknis lainnya. Dengan begitu, diharapkan seluruh aparatur negara memiliki pemahaman yang sama bagaimana memajukan HAM di kehidupan sehari-hari sebagai abdi negara.

Habib menekankan, duduk di Dewan HAM PBB adalah hal penting bagi Indonesia. Ada 47 negara anggota HAM PBB, jika Indonesia tidak mencalonkan diri menjadi Dewan HAM, maka kursi tersebut bisa saja dipegang oleh sekelompok pihak yang kepentingannya belum tentu bersahabat bagi Indonesia atau membuat keputusan yang merugikan Indonesia tanpa ada yang mengawal.

Untuk itu jika terpilih, Indonesia bisa menjadi penyeimbang untuk memajukan HAM secara progresif dengan kepentingan-kepentingan negara yang belum terwakilkan, negara kecil, negara berkembang, negara yang masih terbelakang yang tidak cukup punya dana pendukung untuk menempatkan perwakilan di HAM PBB






Rusia Aneksasi Wilayah Ukraina, Indonesia Tak Berani Bersikap Tegas?

1 hari lalu

Rusia Aneksasi Wilayah Ukraina, Indonesia Tak Berani Bersikap Tegas?

Pengamat CSIS mengatakan, dengan tidak menyebutkan nama Rusia, pernyataan Indonesia ihwal aneksasi wilayah Ukraina dapat disalahartikan


Urutan Peringkat IQ Negara di Asia Tenggara, Indonesia Nomor Berapa?

1 hari lalu

Urutan Peringkat IQ Negara di Asia Tenggara, Indonesia Nomor Berapa?

World Population Review kembali merilis negara-negara dengan peringkat IQ tertinggi di dunia. Bagaimana dengan negara-negara di Asia Tenggara?


Jepang Jadi Negara dengan IQ Tertinggi di Dunia, Bagaimana Indonesia?

1 hari lalu

Jepang Jadi Negara dengan IQ Tertinggi di Dunia, Bagaimana Indonesia?

World Population Review tahun ini kembali melakukan pemeringkatan skor IQ ratusan negara di dunia. Bagaimana dengan Indonesia?


Inggris Dukung Indonesia Kecam Pencaplokan Ukraina oleh Rusia

1 hari lalu

Inggris Dukung Indonesia Kecam Pencaplokan Ukraina oleh Rusia

Inggris menyambut baik pernyataan penolakan Indonesia tentang referendum palsu Rusia dan pencaplokan secara ilegal wilayah kedaulatan Ukraina.


Juara MotoGP Thailand, Miguel Oliveira Teringat Indonesia

2 hari lalu

Juara MotoGP Thailand, Miguel Oliveira Teringat Indonesia

Miguel Oliveira teringat seri Indonesia saat jalani balapan MotoGP Thailand pada Minggu, 2 Oktober 2022.


Erick Thohir Promosi Ekonomi Indonesia ke Mahasiswa London School of Economic

3 hari lalu

Erick Thohir Promosi Ekonomi Indonesia ke Mahasiswa London School of Economic

Erick Thohir menemui mahasiswa Indonesia di London School of Economic. Dia menjadikan kesempatan itu untuk mengingatkan lagi potensi ekonomi Indonesia


Bank Dunia Sebut 13 Juta Warga Miskin Baru di Indonesia, Kok Bisa?

3 hari lalu

Bank Dunia Sebut 13 Juta Warga Miskin Baru di Indonesia, Kok Bisa?

Bank Dunia menyebutkan sebanyak 13 juta warga kelas menengah bawah di Indonesia jatuh dalam kemiskinan. Apa penyebabnya?


KBRI Yunani Promosikan Kopi Indonesia di Athens Coffee Festival

7 hari lalu

KBRI Yunani Promosikan Kopi Indonesia di Athens Coffee Festival

KBRI Athena berpartisipasi di Athens Coffee Festival (ACF) untuk mempromosikan cita rasa khas produk kopi Indonesia dari sekitar 16 UMKM.


KJRI Toronto Promosi Kuliner dan Seni Budaya Indonesia ke Warga Kanada

9 hari lalu

KJRI Toronto Promosi Kuliner dan Seni Budaya Indonesia ke Warga Kanada

KJRI Toronto menyelenggarakan Indonesia Food Festival di Yonge and Dundas Square pada 24 September 2022 untuk promosi budaya dan kuliner nusantara


Pelajar dan Pekerja Indonesia Keluhkan Sulitnya Masuk Malaysia

9 hari lalu

Pelajar dan Pekerja Indonesia Keluhkan Sulitnya Masuk Malaysia

Pelajar dan pekerja migran Indonesia mempertanyakan sulitnya mendapatkan entry permit masuk Malaysia khususnya setelah pembatasan Covid-19 dicabut