Survei: 60 Persen Warga AS Berharap Memiliki Presiden Perempuan

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gedung putih berwarna pink selama bulan Oktober sebagai Bulan Peduli Kanker Payudara. Reuters

    Gedung putih berwarna pink selama bulan Oktober sebagai Bulan Peduli Kanker Payudara. Reuters

    TEMPO.CO, Jakarta - Dua pertiga warga Amerika Serikat berharap memiliki presiden perempuan untuk pertama kali dalam hidup mereka.

    Sementara beberapa orang berpikir bahwa seorang gay atau seorang ateis bisa mengelola AS, menurut sebuah jajak pendapat YouGov yang dirilis Senin.

    Ketika Amerika Serikat merayakan Hari Presiden pada hari Senin, lembaga survei YouGov telah menerbitkan hasil survei yang dilakukan pada 8-11 Februari, yang menemukan bahwa 64 persen warga AS yang disurvei berpikir akan ada presiden dari etnis minoritas ketika mereka masih hidup, seperti dikutip dari Sputnik, 19 Februari 2019.

    Baca: Pertama Kali, Perempuan Jadi Menteri Dalam Negeri di Lebanon

    63 persen responden menginginkan secara spesifik presiden perempuan AS adalah orang Afrika-Amerika, sementara presiden Hispanik diperkirakan oleh 45 persen dari survei.

    Jumlah responden yang sama berpikir mereka akan hidup cukup lama untuk melihat seorang pemimpin yang perempuan dan dari etnis minoritas.

    Hanya 31 persen yang percaya bahwa akan ada presiden AS yang mengikuti agama selain Kristen, dengan 22 persen berharap seorang ateis mengambil sumpah jabatan presiden. Seorang presiden gay memiliki prospek hanya 21 persen orang yang disurvei.

    Baca: Anggota Kongres Perempuan Amerika Kenakan Pakaian Putih, Kenapa?

    Sementara dua pertiga orang Amerika berharap dipimpin presiden perempuan atau presiden minoritas, jauh lebih sedikit berharap untuk melihat seorang presiden yang keduanya. Hanya 45 persen berharap, untuk melihat dalam hidup mereka, seorang perempuan dari etnis minoritas menjadi presiden AS.

    Menurut survei YouGove, mereka yang sangat antusias dengan peluang presiden Alexandria Ocasio-Cortez harus memupus harapan karena usianya akan mencegahnya mencalonkan diri hingga tahun 2024.

    Baca: Riset: Perempuan di Pemerintahan Membuat Populasi Lebih Sehat

    Bahkan jika dia mencalonkan diri sebagai presiden pada kesempatan pertama, beberapa orang Amerika berpikir bahwa seseorang sangat muda ( dia baru akan berusia 35 tahun pada 2024) bisa menang.

    Hanya 29 persen yang berpikir bahwa seseorang yang lebih muda dari 40 akan menjadi presiden Amerika. Presiden termuda Amerika Serikat hingga saat ini adalah Theodore Roosevelt, yang berusia 42 tahun saat menjabat pada tahun 1901.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.