AS Diduga Pindahkan Emas Rampasan ISIS di Suriah

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kendaraan militer AS melintas di utara Manbij di Provinsi Aleppo, Suriah, 9 Maret 2017. [REUTERS/Rodi Said]

    Kendaraan militer AS melintas di utara Manbij di Provinsi Aleppo, Suriah, 9 Maret 2017. [REUTERS/Rodi Said]

    TEMPO.CO, Jakarta - Kantor berita pemerintah Suriah, SANA, mengutip sumber-sumber lokal yang mengatakan bahwa pasukan AS telah menggunakan helikopter untuk memindahkan emas rampasan ISIS dari daerah al Dashisha di pedesaan selatan provinsi Hasaka.

    Dikutip dari Sputnik, 18 Februari 2019, sumber mengklaim bahwa kotak berisi sejumlah besar emas yang disimpan oleh kelompok teroris dengan aman di sebelah timur kota al-Shadadi, menurut laporan SANA, sesuai dengan laporan lain bahwa ISIS telah mengangkut sekitar 40 ton emas batangan yang dicuri dari Mosul di Irak dan daerah lain di Suriah hingga al Dashisha.

    Baca: Trump Minta Eropa Ambil 800 ISIS yang Ditangkap, atau AS Lepas

    Menurut sumber-sumber SANA, helikopter militer AS tiba di Hajun di Deir ez-Zor dan Dashisha di Hasaka, memindahkan gerilyawan Daesh yang menyerahkan diri kepada pasukan Amerika dan kemudian mengarahkan mereka ke uang tunai dari emas curian, yang diduga untuk kesapakatan AS akan menyelamatkan ratusan pemimpin ISIS. Namun Washington belum mengomentari laporan ini.

    Seorang pria memberi salam pada kendaraan militer AS yang lewat di kota Darbasiya di sebelah perbatasan Turki. 28 April 2017. [REUTERS / Rodi Said]

    AS sebelumnya  dituduh oleh beberapa negara mengorganisir transportasi untuk ISIS, dengan SANA menyebut bahwa militer AS telah menggunakan helikopter untuk mengevakuasi komandan ISIS dengan keluarga mereka atau mengangkut para teroris ke kamp pelatihan.

    Baca: Remaja Inggris Cerita Pengalaman Selama Tinggal di Daerah ISIS

    Dua bulan lalu, Kantor Berita Tasnim mengutip Ketua Parlemen Iran Ali Larijani, yang menuduh bahwa AS mengangkut gerilyawan ISIS ke Afganistan dari Suriah:

    September lalu, SANA melaporkan bahwa koalisi pimpinan AS telah melakukan operasi pendaratan udara di pinggiran a -Marashida untuk mengangkut para pemimpin teroris ke tujuan yang tidak diketahui.

    Baca: Wilayah Kekuasaan ISIS di Suriah Tinggal 700 Meter Persegi

    Tanda-tanda pertama dugaan bantuan muncul pada September 2017, ketika sebuah sumber mengatakan kepada Sputnik bahwa helikopter militer AS telah memindahkan komandan lapangan ISIS dari provinsi Deir ez-Zor ke Suriah utara pada akhir Agustus di tengah suksesnya kemajuan pasukan Suriah Assad.

    Washington mengumumkan rencana untuk menarik diri dari Suriah pada akhir Desember, setelah Presiden Donald Trump menyatakan kemenangan atas ISIS.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.