Hakim Izinkan Tes DNA, Dokter Ini Diduga Ayah dari 200 Anak

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bank sperma menukar donor sperma dengan ponsel iPhone6. Thrillist.com

    Ilustrasi bank sperma menukar donor sperma dengan ponsel iPhone6. Thrillist.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 22 orang memenangkan gugatan untuk melakukan tes DNA terhadap dokter pemilik klinik kesuburan di Belanda untuk memastikan dia sebagai ayah dari 200 anak yang dilahirkan.

    Kemenangan para penggugat itu diperoleh setelah dokter yang bernama Jan Karbaat meninggal pada tahun 2017 di usia 89 tahun.

    Baca: 'Whos Your Daddy', Mobil Keliling Tes DNA 

    Selama hidupnya, Karbaat  warga Belanda membantah bahwa dia menggunakan spermanya untuk pembuahan, melainkan menggunakan sperma donor.

    Sekalipun membantah, tak sekalipun Karbaat mau bekerja sama dengan mereka yang menginginkan dilakukan tes DNA.

    Pengadilan memenangkan gugatan itu dengan alasan ada bukti cukup kuat bahwa dokter pemilik klinik di Barendrecht, Rotterdam, menggunakan spermanya sendiri.


    Baca: Lahir dari Donor Sperma, Pria Belanda Punya 1.000 Saudara Kandung

    Hakim juga memberikan jaminan kepada penggugat untuk mengambil sejumlah perlengkapan pribadi dokter tersebut untuk tes DNA dan mengamankannya di tempat yang aman.

    Sejak persidangan dua tahun lalu berlangsung telah terjadi perkembangan signifikan, yakni  DNA dari anak laki-laki Karbaat membuktikan adanya hubungan biologis yang relevan dengan 47 orang hasil pembuahan di klinik itu.

    "Sejumlah anak-anak donor memiliki penampilan yang serupa dengan Karbaat," kata hakim pengadilan, seperti dikutip dari The Independent.co.uk, Jumat, 15 Februari 2019.

    Baca: Seabad Pembunuhan Tsar Nicholas II, Ahli Konfirmasi Keaslian DNA

    Karbaat telah menjalankan profesi sebagai dokter kesuburan selama beberapa dekade. Ketika kliniknya ditutup tahun 2009, sejumlah pelecehan mengenai bibit donor dan pelanggaran administrasi ditemukan.

    Sementara keluarga dokter Karbaat selama ini juga menolak tes DNA dilakukan dengan alasan privasi dan untuk menghormati almarhum.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.