Trump Puji Ekonomi Korea Utara Menjelang Bertemu Lagi Kim Jong Un

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kim Jong Un dan Donald Trump sesaat akan menandatangani dokumen kesepakatan hasil pertemuan puncak mereka di Singapura,12 Juni 2018.

    Kim Jong Un dan Donald Trump sesaat akan menandatangani dokumen kesepakatan hasil pertemuan puncak mereka di Singapura,12 Juni 2018.

    TEMPO.CO, Washington -Presiden Amerika Serikat Donald Trump memuji potensi ekonomi Pyongyang yang luar biasa dan memamerkan hubungan baiknya dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, menjelang pertemuan kedua tokoh ini di ibu kota Hanoi, Vietnam, pada 27 dan 28 Februari 2019.

    "Lokasi mereka antara Korea Selatan dan Rusia dan Cina, tepat di tengah, sangat fenomenal. Dan kami pikir mereka memiliki peluang besar untuk kemakmuran ekonomi yang luar biasa di masa depan," kata Trump seperti dikutip dari Channelnewsasia.com pada Sabtu, 16 Februari 2019.

    Baca : 5 Alasan Vietnam Jadi Lokasi Pertemuan Kim Jong Un dan Trump

    Trump kemudian mengungkapkan hubungan hangatnya dengan Kim Jong Un sehingga bisa meredakan ketegangan antara AS dan Korea Utara. Hasilnya, perang nuklir pun tak terjadi. "Kami sudah belajar banyak. Tapi jauh lebih penting ... kami memiliki hubungan yang hebat. Saya memiliki hubungan yang sangat baik dengan Kim Jong Un."

    Beberapa hari lalu, Trump mengatakan akan bertemu dengan Kim Jong Un dan memajukan perdamaian. Dia juga memuji potensi ekonomi negara itu. “Korea Utara di bawah kepemimpinan Kim Jong Un akan menjadi kekuatan ekonomi besar,” kata Trump dalam cuitannya seperti dilansir Reuters pada Sabtu, 9 Februari 2019.

    Trump melanjutkan pujiannya untuk Kim Jong Un lewat akun @Realdonaldtrump. “Dia mungkin akan mengejutkan sebagian orang tapi tidak akan mengejutkan saya. Karena saya telah mengenalnya dan memahami penuh bahwa dia orang yang mampu. Korea Utara akan menjadi roket yang berbeda yaitu Roket Ekonomi!”

    Utusan khusus AS untuk Korea Utara, Stephen Biegun, mengunjungi Pyongyang untuk membahas sejumlah hal persiapan pertemuan puncak dengan Kim Jong Un. Biegun bertemu dengan Kim Hyok Chol, salah satu pejabat tinggi di Korea Utara.

    Simak juga :
    Trump Akan Bertemu Kim Jong Un di Vietnam pada 27-28 Februari 2019

    Dalam pertemuan tiga hari dari Rabu hingga Jumat pekan ini, Biegun dan Kim membicarakan komitmen Trump dan Kim soal denuklirisasi penuh, transformasi hubungan AS dan Korea Utara, dan membangun perdamaian abadi di Semenanjung Korea.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dituding Sebarkan Hoaks, Wartawan FNN Hersubeno Dipolisikan PDIP

    DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta resmi melaporkan Hersubeno Arief ke Kepolisian. Hersubeno dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik.