Arroyo Didemo, Manila Tegang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Manila: Situasi di Ibu Kota Manila, Filipina, mencekam manakala lebih dari 3.000 orang menggelar aksi unjuk rasa yang menuntut agar Presiden Gloria Macapagal-Arroyo segera turun dari jabatan presiden. Massa melemparkan tomat ke wajah Presiden dan suaminya yang dituding oleh demonstran melakukan korupsi.Aksi itu diawasi pasukan militer Filipina lengkap dengan kendaraan lapis baja yang dikerahkan guna meningkatkan keamanan berkaitan dengan rencana pembunuhan Presiden Arroyo oleh milisi Al-Qaidah. Pos-pos pemeriksaan polisi didirikan di jalan-jalan raya menuju kota dan para petugas menghentikan serta memeriksa kendaraan. Suami Arroyo dan sekutu politiknya dituding berupaya mengeruk jutaan dolar dalam bentuk suap dari satu transaksi perusahaan telekomunikasi dengan perusahaan Cina. Arroyo membantah tuduhan yang terkait dengan transaksi senilai US$ 329 juta untuk pembangunan jaringan nasional dengan perusahaan Cina milik negara, ZTE. l AFP

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.