Petani Rusia Tewas Digigit Babi Hidup-hidup

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peternakan babi [www.swineweb.com]

    Peternakan babi [www.swineweb.com]

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang petani perempuan di Rusia tewas setelah digigit hidup-hidup oleh babi. Dia terjatuh usai mengalami kejang di kandang hewan itu.

    Perempuan berusia 56 tahun itu diyakini menderita serangan epilepsi saat memberi makan hewan-hewan itu, lapor media pemerintah Rusia, dikutip dari The Independent, 10 Februari 2019.

    Dia dilaporkan menderita gigitan parah di wajah, telinga, dan pundaknya serta meninggal karena kehabisan darah.

    Baca: Anjing dan Kucing Sama Cerdas, Babi Pandai Mengendus

    Perempuan itu ditemukan oleh suaminya awal 1 Februari di pertanian mereka di sebuah desa di distrik Malopurginsky di Udmurtia, Rusia barat.

    Dia pergi tidur lebih awal karena merasa tidak enak badan dan tidak menemukan istrinya sampai hari berikutnya, menurut situs berita Newstes yang berbasis di Moskow. Tidak disebutkan berapa banyak babi di kandang.

    Peternakan babi [National Hog Farmer]

    Para pejabat telah meluncurkan penyelidikan atas insiden itu, media Rusia melaporkan.

    Ini bukan pertama kalinya seorang petani tewas digigit oleh babinya sendiri.
    Seorang lelaki di negara bagian Oregon, AS, tewas diserang ternaknya pada 2012.

    Baca: Polisi California Giring Babi Seukuran Kuda Mini dengan Kue

    Pihak berwenang menemukan gigi palsu Terry Vance Garner dan potongan tubuhnya di kandang tempat dia memberi makan ternak.

    Penyelidik mengatakan pria berusia 69 tahun itu mungkin telah diseruduk oleh 50-an babi ternak sebelum mereka menyerangnya.

    CATATAN KOREKSI: Berita ini disunting ulang pada Selasa 12 Februari 2019 pukul 18.03 untuk memperbaiki akurasinya. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.