Hubungan Seksual dengan Remaja, Guru Asal Prancis Ditangkap

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Pelecehan Seksual. govexec.com

    Ilustrasi Pelecehan Seksual. govexec.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang guru asal Prancis, 51 tahun, di tahan oleh kepolisian kota Bangkok, Thailand karena melakukan transaksi seksual dengan tiga remaja laki-laki. Guru itu mengajar di Pusat Bahasa Kementerian Pendidikan Thailand atau MOE. 

    Dikutip dari channelnewsasia.com, Jumat, 8 Februari 2019, guru tersebut ditahan di sebuah kamar hotel di Soi Inthamara 47 dekat distrik Phaya Thai pada Senin, 4 Februari 2019. Dia dituduh telah mendekati beberapa remaja laki-laki usia 13 tahun – 15 tahun di stadion Huay Kwang dan meminta mereka agar mau melakukan hubungan seksual dengannya.

    Baca: JIS Pernah Punya Guru Pelaku Pelecehan Seksual  

    Guru tersebut ditangkap setelah ayah dari salah satu remaja itu melapor ke polisi karena anaknya diduga hilang. Aparat kepolisian lalu melacak remaja laki-laki tersebut ke hotel dan menemukannya bersama dua remaja laki-laki lainnya usia 14 tahun.

    Di kamar hotel, kepolisian menemukan sebuah komputer dengan bahan-bahan porno, kamera, sebuah tripod, beberapa kondom dan hard disks serta sejumlah paket Kamagra oral jelly yang digunakan untuk mengobati disfungsi ereksi. Kepolisian juga menemukan sebuah rekaman video guru dari Prancis sedang melakukan hubungan seksual dengan seorang remaja laki-laki.

    Baca: KPAI Temukan Kekerasan Seksual Oleh Guru di Sumatera Barat 

    Saat dikonfirmasi mengenai hal ini, MEO mengatakan pihaknya mengetahui soal kasus yang dialami salah satu gurunya yang diketahui bernama Jean-Christophe Quenot. MEO meyakinkan sedang melakukan pengecekan internal dan tidak akan ragu mengambil langkah pendisiplinan terhadap mereka yang tidak mematuhi standar aturan dan disiplin. Dalam sejumlah kasus serius para guru bisa diberhentikan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Efek Pemilu 2019 terhadap Ekonomi Indonesia

    Pemilihan umum menjadi perhatian serius bagi para investor di pasar saham dan pasar uang. Bagaimana mereka merespon gelaran pesta demokrasi 2019?