Pemilu Thailand, Putri Raja Jadi Kandidat Perdana Menteri

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Putri Uboltratana Rajakanya, anak sulung raja Thailand Bhumibol Adulyadej dan Ratu Sirikit calonkan diri sebagai perdana menteri dalam pemilu 24 Maret 2019. [CHANNEL NEWS ASIA]

    Putri Uboltratana Rajakanya, anak sulung raja Thailand Bhumibol Adulyadej dan Ratu Sirikit calonkan diri sebagai perdana menteri dalam pemilu 24 Maret 2019. [CHANNEL NEWS ASIA]

    TEMPO.CO, Jakarta - Putri Ubolratana Rajakanya, kakak kandung raja Vajiralongkorn, mencalonkan diri sebagai perdana menteri dalam pemilu Thailand yang diselenggarakan pada 24 Maret 2019.

    Di luar dugaan putri Rajakanya, anak sulung dari raja Bhumibol Adulyadej yang telah wafat dan istrinya, ratu Sirikit, mencalonkan diri sebagai perdana menteri dari partai politik Thai Raksa Chart.

    Baca: Menjelang Pemilu, 4 Menteri di Thailand Bentuk Partai Baru

    Menurut laporan Channel News Asia, Jumat, 8 Februari 2019, pencalonan putri kerajaan Thailand yang kini berusia 67 tahun telah diterima Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha seperti tertulis di situs resmi, Khaosod.

    Putri Ubolratana akan bertarung dengan Prayuth yang dikabarkan juga maju dalam pemilu untuk memilih perdana menteri. Selain itu,  mantan perdana menteri yang melarikan diri ke luar negeri dan tinggal di pengasingan, Thaksin Shinawatra juga dikabarkan akan maju dalam pemilu.

    Hari ini, Jumat, 8 Februari 2019 merupakan hari terakhir untuk pendaftaran kandidat anggota parlemen dan nama calon perdana menteri. Nama Putri Ubolratana Rajakanya  dilaporkan telah didaftarkan ke Komisi Pemilihan di hari terakhir pendaftaran.

    Komisi pemilu akan mengumumkan daftar nama kandidat yang lolos untuk mengikuti pemilu pada 24 Maret mendatang setelah pemerintah menundanya beberapa kali. 

    Baca: Pemilu 2019, Keluarga dan Sekutu Thaksin Shinawatra Bentuk Parpol

    Menariknya, partai politik yang mengusung Putri Ubolratana Rajakanya  adalah partai yang dibentuk Thaksin, Pheu Thai. Partai ini pula yang mengusung adik bungsu Thaksin, Yingluck Shinawatra menang dalam pemilu tahun 2011.

    Namun, Yingluck dijatuhkan oleh junta militer Thailand pimpinan Prayuth melalui pengadilan kasus korupsi skema bantuan pangan bagi warga miskin.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sandiaga Uno Alami Cegukan Saat Quick Count Pilpres 2019

    Dilansir Antara, Sandiaga Uno tak tampil di publik usai pelaksanaan Pilpres 2019 karena kabarnya ia cegukan. Beginilah proses terjadinya cegukan.