Iran Berkomitmen Perkuat Kerja Sama dengan Indonesia

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Duta Besar Iran untuk Indonesia Valiollah Mohammadi. Sumber: TEMPO/Suci Sekar

    Duta Besar Iran untuk Indonesia Valiollah Mohammadi. Sumber: TEMPO/Suci Sekar

    TEMPO.CO, JakartaIran berkomitmen untuk terus memperkuat hubungan dengan Indonesia. Hubungan yang masih terjalin baik sampai sekarang, bahkan disebut Duta Besar Iran untuk Indonesia Valiollah Mohammadi sebagai salah satu keberhasilan Revolusi Iran 1979.    

    Mohammadi menjelaskan Indonesia dan Iran memiliki banyak kerjasama yang bisa saling melengkapi, diantaranya di bidang kebudayaan, pendidikan, pengetahuan, pariwisata, teknologi dan ekonomi. Namun kerja sama di bidang pariwisata khususnya akan lebih difokuskan lagi agar membuat warga di kedua negara bisa lebih mudah saling mengunjungi.

    Baca: Kena Sanksi Amerika Serikat, Uni Eropa Siap Bantu Iran 

    “Saya tidak memiliki data berapa banyak masyarakat Iran yang datang ke Indonesia. Bali telah menjadi objek wisata yang paling banyak didatangi turis asal Timur Tengah dan turis dari Iran adalah yang tertinggi. Kenaikan wisatawan Iran yang datang ke Indonesia jumlahnya naik dua kali lipat dari angka sebelumnya,” kata Mohammadi, di kantor Kedutaan Besar Iran di Jakarta, Selasa, 5 Februari 2019. 

    Baca: Satelit Buatan Iran Siap Diluncurkan 

    Mohammadi mengatakan selain pelesiran, turis asal Indonesia juga bisa melakukan wisata medis di Iran. Iran telah memiliki dokter-dokter berkualitas baik dengan harga terjangkau. Dia mengatakan Iran bahkan sudah bisa memproduksi sendiri obat kanker dengan teknologi nano. 

    Terkait bidang pariwisata, Iran Air masih dalam tahap penjajakan untuk membuka rute penerbangan langsung Tehran – Jakarta, termasuk memastikan prospek bisnisnya. Selama ini, turis Indonesia yang ingin ke Tehran harus transit di Malaysia atau Qatar dengan visa on arrival

    Di bidang ekonomi, kerja sama Indonesia – Iran juga mengalami peningkatan. Pada 2018, volume perdagangan Indonesia – Iran sebesar US$ 1 miliar atau Rp 13 triliun. Pada 2019, angka ini diharapkan bisa naik menjadi US$ 2 miliar mengingat masih banyak peluang kerja sama antar kedua negara. 

    “Selama dua tahun terakhir, volume perdagangan Indonesia - Iran naik dan pada 2019 berharap naik menjadi US$ 2 miliar, harusnya volume perdagangan bisa menyentuh US$ 20 miliar kalau meliat prospek dan peluang. Namun sayang,  masih minim pengenalan terhadap Iran dan kami pun harus realistis dalam menentukan target, ini hanya soal waktu untuk sampai ke US$ 20 miliar,” kata Duta Besar Mohammadi.

    Diantara komoditi dari Indonesia yang dijual ke Iran adalah kopi, minyak kelapa sawit, karet, tekstil, sepatu dan barang-barang elektronik.            

    Iran memiliki teknologi canggih, termasuk teknologi nano yang bisa di kerjasamakan dengan Indonesia. Sedangkan kerja sama yang masih bisa dimaksimalkan adalah di bidang pertukaran mahasiswa, dosen, olahraga, budaya, sastra dan film. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.