Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Rami Hamdallah Persilakan Pembentukan Pemerintah Palestina Baru

image-gnews
Rami Hamdallah, mengundurkan diri sebagai perdana menteri Palestina. sumber: middleeastmonitor.com
Rami Hamdallah, mengundurkan diri sebagai perdana menteri Palestina. sumber: middleeastmonitor.com
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Perdana Menteri Israel Rami Hamdallah dan para menterinya membuka pintu bagi otoritas Palestina atau PA untuk membentuk sebuah pemerintahan baru. Hamdallah telah menyerahkan pemerintahannya kepada Presiden Palestina Mahmoud Abbas.

Hamdallah mengundurkan diri beberapa hari setelah Presiden Abbas mengumumkan rencana membentuk sebuah pemerintahan baru. Kelompok Fatah saat ini mendominasi PA dan keputusan Hamdallah angkat kaki dari pemerintahan disayangkan kelompok Hamas yang menguasai Jalur Gaza, Palestina.

“Kami menyerahkan pemerintahan ini kepada Presiden Abbas dan kami menerima rekomendasi-rekomendasi dari Komite Pusat Fatah dalam membentuk pemerintahan yang baru,” kata Hamdallah melalui akun Twitter, Selasa, 29 Januari 2019.

Baca: Ridwan Kamil Umumkan Desain Masjid untuk Gaza Palestina

Rami Hamdallah. REUTERS/Mohammed Salem

Dikutip dari middleeastmonitor.com, Rabu, 30 Januari 2019, sejumlah kritik menilai keputusan Hamdallah ini sebagai penawaran oleh kelompok Fatah untuk memperkuat posisinya di pemerintahan setelah semakin menurunnya popularitas kelompok itu dan menantang fraksi-fraksi lain di Palestina, termasuk Hamas yang membentuk pemerintahan sendiri di Jalur Gaza. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Kendati Hamdallah berafiliasi dengan Fatah, namun dia tidak memiliki posisi resmi di kelompok itu. Sejumlah pemimpin Fatah kecewa dengan kinerja Hamdallah sebagai perdana menteri sehingga membuat kelompok itu harus mencari cara yang lebih ramah di pemeritahan.

Baca: Perdana Menteri Palestina Mengundurkan Diri 

Walau pun sekarang ini masih belum jelas siapa yang akan menggantikan posisi yang ditinggalkan Hamdallah, namun sejumlah nama mulai bermunculan, diantaranya Menteri Dewan Ekonomi Palestina Mohammed Shtayyeh, Komite Eksekutif Organisasi Pembebasan Palestina Saeb Erekat dan Komite Eksekutif Fatah Azzam Al-Ahmed. 

Dengan mundurnya Hamdallah dari pemerintahan, maka pemerintahan Palestina yang baru nanti hanya akan terdiri dari anggota Organisasi Pembebasan Palestina atau PLO. Sedangkan kelompok Hamas dan Jihad Islam bukan bagian dari PLO sehingga mereka tidak akan dimasukkan dalam pemerintahan yang baru.     

Fatah dan Hamas, dua kelompok besar di Palestina, terlibat dalam perseteruan menyakitkan sejak kemenangan terakhir dalam pemilu. Fatah menolak untuk menyerahkan kendali atas pemerintahan kepada Hamas. Kondisi ini telah memicu perang antara Hamas dan Fatah di Jalur Gaza. Hamas muncul sebagai pemenang dalam perang ini dan berkuasa di Jalur Gaza, sebuah wilayah yang diblokade sejak 2007.

Iklan

Berita Selanjutnya



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


TNI Ungkap Alasan Bantuan Kemanusiaan untuk Gaza Diterjunkan AU Yordania

29 detik lalu

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengecek bantuan usai upacara keberangkatan bantuan kemanusiaan untuk Palestina di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat 29 Maret 2024. Pemerintah Indonesia mengirimkan bantuan kemanusiaan payung udara orang dan payung udara barang sebanyak 900 buah ke Yordania untuk disalurkan ke Palestina melalui metode airdrop menggunakan satu pesawat Hercules C-130J TNI AU. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha
TNI Ungkap Alasan Bantuan Kemanusiaan untuk Gaza Diterjunkan AU Yordania

Misi itu melibatkan 27 personel TNI yang sebagian besar merupakan prajurit dan sisanya satu diplomat dari Kementerian Luar Negeri.


Panglima TNI Utus 26 Anggota Kirim 900 Payung Udara untuk Bantuan ke Palestina

3 jam lalu

Acara keberangkatan pengiriman bantuan kemanusiaan dari pemerintah Indonesia kepada Palestina di Apron Land Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Jumat, 29 Maret 2024. TEMPO/Intan Setiawanty
Panglima TNI Utus 26 Anggota Kirim 900 Payung Udara untuk Bantuan ke Palestina

Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto menjelaskan jenis bantuan kemanusiaan dari pemerintah Indonesia untuk Palestina yang diberangkatkan pada hari ini, Jumat, 29 Maret 2024.


Demonstran Yordania Desak Diakhirinya Perjanjian Damai dengan Israel

3 jam lalu

Massa melakukan protes untuk mendukung warga Palestina di Gaza, di dekat kedutaan Israel di Amman, Yordania, 28 Maret 2024. REUTERS/Alaa Al-Sukhni
Demonstran Yordania Desak Diakhirinya Perjanjian Damai dengan Israel

Ribuan warga Yordania menyerukan diakhirinya perjanjian perdamaian antara negara itu dengan Israel, sebagai protes atas gesonida di Gaza


Pemerintah Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Palestina Menggunakan Pesawat Hercules

5 jam lalu

Acara keberangkatan pengiriman bantuan kemanusiaan dari pemerintah Indonesia kepada Palestina di Apron Land Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Jumat, 29 Maret 2024. TEMPO/Intan Setiawanty
Pemerintah Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Palestina Menggunakan Pesawat Hercules

Bantuan disalurkan menggunakan 1 unit Pesawat Hercules C-130 J TNI AU pada Jumat, 29 Maret 2024.


Hakim ICJ Perintahkan Israel Memastikan Makanan dan Obat-obatan Masuk ke Gaza

6 jam lalu

Seorang tentara Israel berjalan di dekat truk bantuan dengan pasokan kemanusiaan yang menunggu di Gerbang 96, pintu masuk yang baru dibuka memungkinkan akses lebih cepat ke Gaza utara, di Israel, 21 Maret 2024. REUTERS/Amir Cohen
Hakim ICJ Perintahkan Israel Memastikan Makanan dan Obat-obatan Masuk ke Gaza

Para hakim (ICJ) dengan suara bulat memerintahkan Israel untuk mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk memastikan pasokan makanan pokok ke Gaza


Jenderal AS: Kami Tak Bersedia Beri Israel Senjata Apa Pun yang Diinginkan Saat Ini

7 jam lalu

Jenderal Charles Q. Brown Junior. REUTERS
Jenderal AS: Kami Tak Bersedia Beri Israel Senjata Apa Pun yang Diinginkan Saat Ini

Jenderal militer AS mengatakan bahwa Washington belum memberikan semua senjata yang diminta Israel, karena AS tidak bersedia memberikannya saat ini


Bos Hamas Sebut Indonesia, Ajak Muslim Dunia Rebut Masjid Al Aqsa

23 jam lalu

Mohammed Deif
Bos Hamas Sebut Indonesia, Ajak Muslim Dunia Rebut Masjid Al Aqsa

Salah satu bos Hamas mengajak umat Muslim di seluruh dunia bersatu mempertahankan Masjid Al Aqsa, termasuk dari Indonesia.


Survei: Mayoritas Warga Amerika Serikat Kini Menentang Serangan Israel ke Gaza

1 hari lalu

Puluhan demonstran pro-Palestina mengangkat telapak tangan mereka saat rapat Kongres Amerika Serikat di Capitol Hill, Washington, AS, 31 Oktober 2023. Puluhan demonstran pro-Palestina menyerbu rapat Kongres Amerika Serikat yang tengah membahas bantuan dana untuk Israel yang masih berperang dengan Hamas. REUTERS/Kevin Lamarque
Survei: Mayoritas Warga Amerika Serikat Kini Menentang Serangan Israel ke Gaza

55% warga Amerika Serikat tidak menyetujui respons militer Israel ke Gaza, menurut jajak pendapat terbaru Gallup


Sebut Israel Lakukan Genosida di Gaza, Pelapor Khusus PBB Diancam

1 hari lalu

Pelapor Khusus PBB untuk wilayah pendudukan Palestina Francesca Albanese. Dok: OHCHR
Sebut Israel Lakukan Genosida di Gaza, Pelapor Khusus PBB Diancam

Pelapor khusus PBB Francesca Albanese, yang menerbitkan laporan bahwa Israel telah melakukan genosida di Gaza, mengaku menerima ancaman


Rusia Kirimkan Lebih dari 29 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Gaza

1 hari lalu

Truk bantuan yang membawa pasokan kemanusiaan ke Gaza menunggu di Gerbang 96, pintu masuk yang baru dibuka memungkinkan akses lebih cepat ke Gaza utara, di Israel, 21 Maret 2024. REUTERS/Amir Cohen
Rusia Kirimkan Lebih dari 29 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Gaza

Penerbangan khusus Rusia mengirimkan bantuan kemanusiaan gelombang ke-20 ke Gaza melalui Bulan Sabit Merah Mesir