Penutupan Pemerintahan Berakhir, Layanan Publik AS Kembali Buka

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Orang-orang berjalan di gedung Capitol Hill di Washington, AS, 8 Februari 2018. [REUTERS / Leah Millis]

    Orang-orang berjalan di gedung Capitol Hill di Washington, AS, 8 Februari 2018. [REUTERS / Leah Millis]

    TEMPO.CO, Jakarta - Lembaga-lembaga Amerika Serikat yang tidak beroperasi selama penutupan pemerintahan lima pekan kembali beroperasi mulai hari Senin.

    Gedung Putih telah menghubungi pejabat departemen keuangan kabinet untuk membahas operasional pemerintahan yang akan dibuka.

    Penutupan pemerintahan yang berlangsung selama 35 hari menjadi yang terlama dalam sejarah AS, menyebabkan sekitar 800 ribu pegawai federal tidak digaji, termasuk 380 ribu yang dirumahkan.

    Baca: Trump Menyerah, Penutupan Pemerintahan Berakhir

    Namun pada Jumat, Presiden Donald Trump menandatangani paket anggaran pemerintahan federal tanpa anggaran tembok sebesar US$ 5,7 miliar (Rp 80 triliun) yang ia inginkan, namun ditolak Demokrat di DPR.

    Dikutip dari Reuters, 28 Januari 2019, Ketua Manajemen dan Anggaran Gedung Putih, Russel Vought, telah mengirim memo kepada lembaga-lembaga yang tutup untuk kembali beroperasi seperti biasa.

    Salah satunya adalah ketua Badan Obat-obatan dan Makanan AS (FDA). Komisioner FDA Scott Gottlieb menulis di Twitter Sabtu kemarin bahwa FDA akan membayar pegawainya sebelum hari Kamis.

    "Ada dampak dari penundaan pembayaran. Tapi lembaga ini selalu menghadapi tantangan," kata Gottlieb kepada pegawainya.

    Sementara Penjaga Pantai AS mengatakan juga menjanjikan pembayaran gaji yang tertunda sebelum hari Kamis.

    Menurut laporan riset pekan lalu, pegawai federal akan mendapat utang gaji yang tertunda sebesar US$ 6 miliar atau sekitar Rp 84 triliun.

    Pegawai federal yang memprotes penutupan pemerintahan.[ABC News]

    Diperlukan waktu berhari-hari bagi lembaga bersangkutan untuk memeriksa email yang belum dibaca berminggu-minggu dan menangani masalah logistik lainnya seperti kata sandi email atau kartu ID yang kedaluwarsa, kata pejabat agensi. Pekerja yang cuti diperintahkan untuk tidak membaca email atau menjawab panggilan telepon saat tidak bertugas.

    Lembaga antariksa NASA meminta karyawannya untuk sabar dalam kurun waktu 48 jam ke depan karena laptop dan ponsel tidak aktif selama sebulan lebih dan harus penyesuaian terlebih dahulu.

    Lembaga lain yang terkena imbas besar yakni sektor transportasi. Pengurus Layanan Jalan Tol (NHTSA) dan Pengurus Penerbangan SIpil (FAA) tidak mengeluarkan sertifikat keselamatan terbang, rute dan pesawat baru selama penutupan pemerintahan.

    Baca: Penutupan Pemerintahan Berakhir, Trump Akan Nego Ulang Demokrat

    Yayasan Smithsonian yang menaunggi museum-museum di Washington dan kebun binatang nasional akan kembali buka pada Selasa. Taman nasional Independence National Historical Park di Philadelphia sudah buka pada Sabtu, sementara situs lain buka pada Senin.

    Ketua Komisi Sekuritas dan Pasar Saham Jay Clayton mengatakan lembaganya akan meninjau bagaimana transisi operasi akan dilakukan agar lebih efektif. Komisi ini adalah badan yang bertanggungjawab mengurus keuangan, pasar dan perdagangan, investasi, akan memberikan rilis terkait transisi beberapa hari kedepan.

    Penutupan pemerintahan ini kemungkinan akan menunda peluncuran proposal anggaran Trump untuk tahun 2020 dan dengar pendapat kongres atas anggaran tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.