Kim Jong Un Hadiahkan Kosmetik Korea Selatan ke Pejabat Partai

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kim Jong Un selama pidato tahun baru.[REUTERS]

    Kim Jong Un selama pidato tahun baru.[REUTERS]

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un memberikan kosmetik buatan Korea Selatan kepada para pejabat partai sebagai hadiah Tahun Baru.

    Kim membeli 1000 set komestik buatan Korea Selatan di Yanbian, prefektur otonomi Korea di provinsi Jilin, Cina pada November 2018, seperti dikutip dari South China Morning Post, Rabu, 23 Januari 2019.

    Baca: Mengapa masker wajah Kim Jong-un memicu kontroversi di Korea Selatan

    Komestik itu dibeli dengan mata uang dollar.  Namun Korea Utara masih memberlakukan larangan membawa masuk produk Korea Selatan.

    Korea Utara  punya kosmetik buatan dalam negeri di antaranya Unhasu. Namun, produk Korea Selatan lebih populer di kalangan orang kaya dan berkuasa di Korea Utara.

    Bahkan, menurut seorang warga Korea Utara yang membelot ke Korea Selatan, Kim Yong-hwa, harga kosmetika Korea Selatan tiga kali lebih mahal dibandingkan produk Cina.

    Baca: Intip Salah Satu Pabrik Kosmetik Terbesar di Korea Utara

    "Korea Utara mengira produk Selatan lebih baik dalam hal kualitas dan sesuai dengan kulit mereka," kata Kim Yong-hwa.

    Sekalipun produk Korea Selatan terlarang di Korea Utara, namun produk tersebut dapat dibeli di pasar.

    Pembeli biasanya melepaskan label kosmetik Korea Selatan secepatnya setelah membeli produk tersebut. Penjual biasanya menyembunyikan produk terlarang itu dengan menyamarkannya.

    Baca:  Pesan Tahun Baru Kim Jong Un Peringatkan Amerika Serikat

    Tak hanya sebagai hadiah peringatan tahun baru, kosmetik buatan Korea Selatan juga sangat terkenal sebagai hadiah pernikahan.

    Di Korea Utara sudah menjadi kebiasaan untuk menyogok elit dengan hadiah-hadiah di acara-acara penting seperti memperingati ulang tahun Bapak Korea Utara Kim Il Sung dan Kim Jong Il, ayah Kim Jong Un. Tujuannya, untuk merawat kesetiaan kepada dinasti Kim.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.