Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Seminar PPIM UIN Soal Pendidikan Agama Cegah Ekstrimisme di ASEAN

image-gnews
Pembicara Wilasinie Sopapol (kiri) dan Dr. Kriya Langputeh (kanan)dari Fatoni University danmoderatorDr. Dorita Setiawan (tengah) dalam seminar internasional Nurturing The Faith: State, Religious Education and Prevention of Violent Extremism in Southeast Asia, Selasa 15 Januari 2019.(Eka Yudha Saputra/Tempo)
Pembicara Wilasinie Sopapol (kiri) dan Dr. Kriya Langputeh (kanan)dari Fatoni University danmoderatorDr. Dorita Setiawan (tengah) dalam seminar internasional Nurturing The Faith: State, Religious Education and Prevention of Violent Extremism in Southeast Asia, Selasa 15 Januari 2019.(Eka Yudha Saputra/Tempo)
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat UIN Jakarta bersama Convey Indonesia dan badan PBB untuk pembangunan, UNDP menggelar seminar internasional bertajuk Nurturing The Faith: State, Religious Education and Prevention of Violent Extremism in Southeast Asia, yang memaparkan hasil penelitian tentang kebijakan negara ASEAN mengendalikan ekstrimisme.

Selain peneliti, ada 75 partisipan yang hadir dalam seminar, termasuk lembaga pemerintahan, praktisi pendidikan, perwakilan anggota ASEAN, dan perwakilan PBB.

Baca: Kesenjangan Sekolah Islam Bisa Picu Ekstrimisme

Seminar akan menekankan pada pertukaran pengetahuan dalam bentuk umpan balik, komentar dan analisis tambahan pada bab buku yang ditulis berdasarkan penelitian tentang kebijakan pemerintah tentang pendidikan agama dalam mencegah kekerasan ekstremisme, yakni mensosialisasikan temuan-temuan penelitian PPIM UIN 2018.

Temuan ini tentang kebijakan pendidikan agama dalam mencegah kekerasan ekstremisme di Asia Tenggara, mengenalkan temuan penelitian kepada publik, serta membangun hubungan dan kemitraan di antara komunitas Asia Tenggara dengan pembuat kebijakan dalam menangani masalah yang relevan di Asia Tenggara.

Baca: Usman Hamid: Kita Tak Punya Strategi Lawan Ekstrimisme Kekerasan 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

PPIM UIN menyertakan enam negara di antaranya Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand dan Filipina, untuk fokus pada analisis hubungan negara dan agama, negara dan edukasi keagamaan, serta edukasi agama dan pencegahan kekerasan ekstrimisme.

Radikalisme yang berujung kekerasan mulai muncul di Asia Tenggara, berdasar survei PPIM 2017 terhadap sekolah dan universitas di Indonesia menunjukkan hasil sekitar 58,5 persen cenderung memiliki pandangan radikal atau opini radikal, sementara 51,1 persen cenderung intoleran, sepeti dilaporkan kepada Tempo, 15 Januari 2019.

Baca: Kemenag: Kaum Berpendidikan Mudah Terpengaruh Gerakan Ekstrem

Kelompok radikal cenderung menggunakan narasi dan pendekatan lunak untuk melekatkan pandangan kepada calon anggota atau anggota potensial.

Dari sini pemerintah dan institusi pendidikan di ASEAN berupaya mengimplementasikan pendidikan agama untuk menciptakan penangkal narasi kekerasan ekstremisime berkedok agama.

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


DPR RI Ajukan 6 Poin Strategis untuk Draf Resolusi AIPA ke-44

1 hari lalu

Anggota DPR RI Fadli Zon. Foto : Dok/Man
DPR RI Ajukan 6 Poin Strategis untuk Draf Resolusi AIPA ke-44

Saat ini setiap kawasan, tak terkecuali ASEAN, dihadapkan pada fenomena shifting paradigm


Forum ASEAN di Yogya: Desa Wisata Butuh Dukungan Sektor Digital

2 hari lalu

Forum ASEAN di Yogya turut menyoroti persoalan desa wisata yang lokasinyanya berada di pinggiran, Kamis (3/8). Dok.istimewa
Forum ASEAN di Yogya: Desa Wisata Butuh Dukungan Sektor Digital

Di Yogyakartai, banyak desa wisata memiliki berbagai produk terutama kerajinan berkualitas. Mulai dari batik hingga yang memanfaatkan bahan alam.


Rupiah Melemah, Ekonom: Mata Uang Negara Berkembang di Asean Alami Tekanan yang Sama

3 hari lalu

Ilustrasi rupiah. Pexels/Ahsanjaya
Rupiah Melemah, Ekonom: Mata Uang Negara Berkembang di Asean Alami Tekanan yang Sama

Pada penutupan perdagangan hari, rupiah mengalami pelemahan sebesar 0,07 persen atau 11 poin menjadi Rp15.186 per dolar AS


Pertemuan Gubernur Negara ASEAN Hasilkan Naskah Deklarasi Bersama, Heru Budi: Pererat Kerja Sama

4 hari lalu

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi (ketiga kanan), Plt Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono (ketiga kiri), Sekjen ASEAN Kao Kim Hourn (kedua kanan), Sekjen United Cities and Local Governments Asia-Pacific (UCLG ASPAC) Bernadia Tjandradewi (kiri), Gubernur Vientiane Laos Atsaphangthong Siphandone (kedua kiri), dan Gubernur Provinsi Quirino Filipina Dakila Carlo E. Cua (kanan) menabuh rebana saat membuka Pertemuan Gubernur dan Wali Kota se-ASEAN (MGMAC & AMF) 2023 di Jakarta, Selasa 1 Agustus 2023. MGMAC dan AMF yang dihadiri lebih dari 500 peserta meliputi gubernur dan wali kota negara ASEAN tersebut guna menyalurkan aspirasi pemerintah kota dan daerah untuk mendukung perwujudan misi komunitas ASEAN 2025. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Pertemuan Gubernur Negara ASEAN Hasilkan Naskah Deklarasi Bersama, Heru Budi: Pererat Kerja Sama

Heru Budi mengatakan, pembangunan kota berkelanjutan akan mendukung tujuan kolektif memperkuat posisi ASEAN sebagai pusat pertumbuhan ekonomi kawasan.


NU Harap Forum Lintas Budaya dan Agama ASEAN Punya Peran Politik

4 hari lalu

Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf (tengah) bersama panitia forum ASEAN Intercultural and Interreligious Dialogue Conference menggelar jumpa pers pada Rabu, 2 agustus 2023. TEMPO.CO/Daniel A. Fajri
NU Harap Forum Lintas Budaya dan Agama ASEAN Punya Peran Politik

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Yahya Cholil Staquf menginginkan forum lintas budaya dan agama ASEAN dapat punya pengaruh secara politik di kawasan, yang tengah menghadapi tantangan baik krisis internal atau ketegangan geopolitik.


Alasan Junta Militer Myanmar Tunda Pemilu, Begini Respons Indonesia dan AS

4 hari lalu

Urban Poor Consortium, LOCOA (Leaders And Organizers for Community Organizations on Asia) dan JRMK (Jaringan Rakyat Miskin Kota), menggelar aksi di depan Gedung Sekretariat ASEAN, Jakarta, Selasa 10 20 Juni 2023. Aksi ini digelar dalam rangka memperingati Hari Pengungsian sedunia ke-109, dan guna untuk mengingat 2,7 juta pengungsi Myanmar yang sampai saat ini masih berkeliaran di hutan, sungai, dan perbatasan. FOTO/Magang-Andre Lasarus Benny
Alasan Junta Militer Myanmar Tunda Pemilu, Begini Respons Indonesia dan AS

Junta Militer Myanmar menunda pemilu pada Agustus tahun ini dan memilih memperpanjang status darurat negara selama enam bulan. Apa alasannya?


Sekda DKI Sebut Jakarta Masih Punya 3 Kekurangan, Apa Saja?

4 hari lalu

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi (ketiga kanan), Plt Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono (ketiga kiri), Sekjen ASEAN Kao Kim Hourn (kedua kanan), Sekjen United Cities and Local Governments Asia-Pacific (UCLG ASPAC) Bernadia Tjandradewi (kiri), Gubernur Vientiane Laos Atsaphangthong Siphandone (kedua kiri), dan Gubernur Provinsi Quirino Filipina Dakila Carlo E. Cua (kanan) menabuh rebana saat membuka Pertemuan Gubernur dan Wali Kota se-ASEAN (MGMAC & AMF) 2023 di Jakarta, Selasa 1 Agustus 2023. MGMAC dan AMF yang dihadiri lebih dari 500 peserta meliputi gubernur dan wali kota negara ASEAN tersebut guna menyalurkan aspirasi pemerintah kota dan daerah untuk mendukung perwujudan misi komunitas ASEAN 2025. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Sekda DKI Sebut Jakarta Masih Punya 3 Kekurangan, Apa Saja?

Pemprov DKI akan membawa para Gubernur dan Wali Kota Negara ASEAN berkeliling Jakarta untuk melihat berbagai masalah perkotaan.


Jakarta Godok Regulasi untuk Jadi Kota Bisnis Berskala Global

4 hari lalu

Sejumlah pekerja menyelesaikan proyek pembangunan MRT Jakarta fase 2A CP201 di kawasan Glodok, Jakarta, Kamis 11 Mei 2023. DKI Jakarta nantinya akan menjadi kota bisnis sehingga pembangunan MRT Jakarta tetap dilanjutkan untuk menopang mobilitas masyarakat. TEMPO/Subekti.
Jakarta Godok Regulasi untuk Jadi Kota Bisnis Berskala Global

Sekda DKI mengatakan, Jakarta sudah memiliki pengembangan UMKM dan membangun transportasi massal sebagai best practice.


Mahasiswa UNY Raih Medali Emas dalam Worldskills Competition ASEAN 2023 di Singapura

5 hari lalu

Angga Satriawan Aldi, seorang mahasiswa S1 Teknik Elektro FT UNY, dalam ajang World Skill Competition-ASEAN (WSC-ASEAN). uny.ac.id
Mahasiswa UNY Raih Medali Emas dalam Worldskills Competition ASEAN 2023 di Singapura

Mahsiswa UNY berhasil meraih medali emas dalam ajang World Skill Competition-ASEAN (WSC-ASEAN) pada 22-27 Juli 2023 di Singapura.


Kegiatan Indo-Pacific Endeavour 2023 Australia Dilaksanakan di Surabaya

5 hari lalu

Kru kapal HMAS ANZAC Australia delegasi Indo-Pacific Endeavour (IPE) 2023 yang dipimpin Laksma Tony McCormark diterima pejabat Lantamal V Surabaya di Dermaga Jamrud Utara, Tanjung Perak, Selasa, 1 Agustus 2023. TEMPO/Kukuh SW
Kegiatan Indo-Pacific Endeavour 2023 Australia Dilaksanakan di Surabaya

Kegiatan regional utama Indonesia-Australia melalui Indo-Pacific Endeavour (IPE) kembali dilaksanakan tahun ini.