Militer Israel Temukan 6 Terowongan Bawah Tanah Hizbullah

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tentara Israel menurunkan kamera ke dalam terowongan lintas batas dari Lebanon ke Israel di sisi perbatasan Israel, dekat Metula, Rabu, 19 Desember 2018. Militer Israel membongkar terowongan perbatasan yang digali milisi Hizbullah Lebanon yang diyakini untuk menyerang Israel. REUTERS/Ronen Zvulun

    Tentara Israel menurunkan kamera ke dalam terowongan lintas batas dari Lebanon ke Israel di sisi perbatasan Israel, dekat Metula, Rabu, 19 Desember 2018. Militer Israel membongkar terowongan perbatasan yang digali milisi Hizbullah Lebanon yang diyakini untuk menyerang Israel. REUTERS/Ronen Zvulun

    TEMPO.COYerusalem – Militer Israel mengatakan telah menyelesaikan operasi pencarian terowongan bawah tanah Hizbullah di perbatasan Lebanon.

    Baca:

     

    Ada enam terowongan yang berhasil dideteksi di perbatasan Lebanon dan dibuat oleh Hizbullah, yang merupakan kelompok gerilya dukungan Iran.

    Israel mengumumkan operasi militer pencarian terowongan bawah tanah pada Desember 2018. Operasi ini menimbulkan ketegangan antara kedua belah pihak. Berkoordinasi dengan penjaga perdamaian di Lebanon, Israel mengatakan tidak ingin meningkatkan eskalasi soal ini.

    “Semua terowongan bawah tanah telah diekspos dan telah dihancurkan atau akan dihancurkan,” kata Letnan Kolonel Jonathan Conricus, juru bicara militer Israel, kepada media seperti dilansir Reuters pada Ahad, 13 Januari 2019.

    Baca:

     

    Hizbullah dan Israel terlibat perang besar terakhir pada 2006. Kondisi diperbatasan Lebanon – Israel ini relatif sepi dari konflik meskipun keduanya bertempur di wilayah Suriah. Hizbullah membantu Damaskus mengalahkan pasukan milisi pemberontak.

    Militer Israel sebelumnya mengungkap ada lima terowongan bawah tanah yang terdeteksi. Lalu ada satu lagi ditemukan pada Sabtu, 12 Januari 2019, dengan kedalaman 55 meter dan masuk ke dalam wilayah Israel sejauh puluhan meter. Jarak kedua titik di Israel dan Lebanon mencapai 800an meter.

    Baca:

     

    “Menurut penilaian kami, tidak ada lagi terowongan bawah tanah yang melintas ke Israel,” kata Letnan Kolonel, Jonathan Conricus. Namun, Hizbullah masih memiliki sejumlah fasilitas bawah tanah di Lebanon.

    Sejauh ini, Hizbullah tidak mengomentari temuan terowongan bawah tanah ini, yang keberadaannya telah dikonfirmasi oleh pasukan UNIFIL, yang menjaga perdamaian dengan mandat PBB.

    Video:

     

    Menurut analisis intelijen Israel, terowongan ini dibuat secara rahasia selama beberapa tahun. Ini merupakan bagian dari rencana Hizbullah untuk mengirim sekitar 1.500 pejuang dengan serangan mendadak ke komunitas utara dan markas militer pada peperangan di masa depan.

    Media Jpost melansir Operasi Tameng Utara atau Operation Northern Shield telah dinyatakan berakhir. Salah satu terowongan terbesar berasal dari desa di Ramiya di Lebanon dan menginfiltrasi belasan meter ke dalam wilayah Israel.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kue Bulan dalam Festival Tengah Musim Gugur atau Mooncake Festival

    Festival Tengah Musim Gugur disebut juga sebagai Festival Kue Bulan atau Mooncake Festival. Simak lima fakta unik tentang kue bulan...