Sebelum Jadi Presiden, FBI Curiga Trump Bersekongkol dengan Rusia

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Donald Trump tidak acuh saat melewati Vladimir Putin saat sesi foto KTT G20 di Argentina.[REUTERS]

    Donald Trump tidak acuh saat melewati Vladimir Putin saat sesi foto KTT G20 di Argentina.[REUTERS]

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah laporan mengungkapkan FBI telah menyelidiki Trump untuk memastikan apakah Presiden Donald Trump memiliki kesepakatan rahasia dengan Rusia dalam pilpres 2016.

    Beberapa hari sejak Trump memecat James B. Comey dari jabatan direktur FBI, lembaga hukum AS mulai menyelidiki indikasi hubungan Trump dengan Rusia dalam pemilihan presiden AS.

    Baca: Trump Khawatir Investigasi Rusia akan Mengenai Anaknya?

    Menurut laporan yang dibeberkan New York Times, yang dikutip pada 12 Januari 2019, penyelidik kontra-intelijen tengah mempertimbangkan apakah Trump bertanggungjawab atas ancaman nasional. Agen FBI juga menyelidiki sejauh mana hubungan Kremlin dalam campur tangan pilpres AS yang dimenangi ole Trump.

    Investigasi FBI terhadap Trump juga memiliki aspek kriminal, yang telah lama diketahui publik yakni apakah pemecatan Comey merupakan obstruction of justice.

    Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden AS Donald Trump memberikan konferensi pers bersama di Istana Presiden di Helsinki, Finlandia, pada Senin, 16 Juli 2018. (AP Photo/Pablo Martinez Monsivais)

    Laporan yang dirilis pada Jumat mengungkapkan bahwa agen dan senior FBI mencurigai Donald Trump menjalin hubungan dengan Rusia selama kampanye 2016, namun penyelidikan ditunda saat itu.

    Namun pemecatan Comey pada Mei 2017 membangkitkan kembali prasangka FBI dan badan intelijen itu mengerahkan agen kontra-intelijennya untuk investigasi.

    Baca: Disebut Tahu Pertemuan dengan Orang Rusia, Trump Bilang Ini

    Penasihat khusus FBI, Robert S. Mueller III, mengambil alih penyelidikan terhadap Trump usai dilantik, beberapa hari setelah FBI membuka penyelidikan.

    Investigasi kriminal dan kontra-intelijen digelar bersamaa, ungkap pejabat hukum, dan menambahkan jika Trump mencopot direktur FBI untuk menghalangi atau bahkan mengakhiri penyelidikan Rusia, itu adalah potensi kejahatan dan masalah keamanan nasional.

    James A. Baker, penasihat FBI pada akhir 2017, mengatakan jika Trump memecat Comey untuk membatalkan investigasi intervensi Rusia, maka ini menjadi isu ancaman nasional. Sejauh ini belum ada bukti dari FBI yang diungkap ke publik terkait apakah Donald Trump secara rahasia berhubungan langsung dengan pemerintah Rusia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Klaim Sandiaga Uno Soal Tenaga Kerja Asing Tak Sebutkan Angka

    Sandiaga Uno tak menyebutkan jumlah Tenaga Kerja Asing dalam debat cawapres pada 17 Maret 2019. Begini rinciannya menurut Kementerian Ketenagakerjaan.