Menlu Amerika Pompeo Sebut Bakal Tekan Iran dan Terus Lawan ISIS

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo berbicara dalam pertemuan dengan Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Ahad, 5 Agustus 2018. REUTERS/Beawiharta

    Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo berbicara dalam pertemuan dengan Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Ahad, 5 Agustus 2018. REUTERS/Beawiharta

    TEMPO.COAmman – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo, memulai kunjungan di Timur Tengah untuk menggalang upaya regional menekan Iran dan menenangkan sekutu yang merasa takut soal penarikan pasukan AS dari Suriah.

    Baca:

     

    Pompeo mengatakan AS menggandakan upaya diplomasi dan komersil untuk menangkal pengaruh berbahaya Teheran di kawasan ini. Dia juga meyakinkan penarikan pasukan AS dari Suriah tidak akan melemahkan pertempuran melawan kelompok teroris ISIS.

    “Ancaman paling signifikan terhadap wilayah ini adalah Daesh dan Revolusi Islam,” kata Pompeo mengacu kepada ISIS dan Iran saat menggelar jumpa pers di Amman pada Selasa, 8 Januari 2019 seperti dilansir Aljazeera. Dia didampingi Menteri Luar Negeri Yordania, Ayman Safadi.

    Baca:

     

    Fokus utama tur delapan negara di kawasan Timur Tengah ini adalah membangun koalisi melawan Iran, yang disebut Washington mensponsori terorisme dan merupakan musuh utama dari dua sekutu AS yaitu Arab Saudi dan Israel. Pompeo bakal mengunjungi Mesir, Bahrain, Qatar, Arab Saudi, Oman dan Kuwait.

    Baca:

     

    Secara terpisah, Menlu Iran, Javad Zarif, menuding balik upaya AS itu sebagai bentuk obsesi murni terhadap Iran. Lewat cuitan di Twitter, dia menyebutnya sebagai tindakan orang kurang waras yang mengikuti orang lain.

    Keputusan Presiden AS, Donald Trump, untuk menarik pasukan dari Suriah pada Desember 2018 membuat sejumlah sekutu dari Eropa, Kurdi, dan negara Arab merasa khawatir. Mereka menilai penarikan pasukan itu justru bisa membuat kelompok ISI kembali muncul di wilayah Suriah. 

    Baca:

     

    Trump beralasan penarikan pasukan diperlukan karena telah menang melawan ISIS. Dia juga menilai Amerika telah berperang terlalu lama dan menghabiskan banyak uang. Dia meminta negara di wilayah Timur Tengah seperti Turki untuk menangani ISIS pasca mundurnya pasukan AS. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gaji Gubernur dan Perbandingan Luas Jawa Tengah dengan Malaysia

    Dalam Debat Pilpres 2019 pertama pada 17 Januari 2019, Prabowo Subianto menyinggung besaran gaji gubernur dengan mengambil contoh Jawa Tengah.