Laki-laki ini Mentato di Bagian Dada Daftar Kesalahannya ke Istri

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • perselingkuhan. Ilustrasi

    perselingkuhan. Ilustrasi

    TEMPO.CO, Jakarta - Membangun kembali kepercayaan dalam sebuah hubungan yang pernah mengalami pengkhianatan cinta sangat tidak mudah. Dalam beberapa kasus, pihak yang mengkhianati cinta jarang sekali bisa kembali mendapat kepercayaan pasangan yang telah dilukai dan membuat hubungan kembali normal.

    Jose Torres, seorang laki-laki di Inggris berusaha melakukan apa pun demi mendapatkan kembali cinta dan kepercayaan istrinya setelah dia berselingkuh. Salah satu cara yang ditempuh adalah mentato cukup besar pada bagian dadanya sebuah pesan memalukan perbuatan yang telah dilakukan Torres.

    Baca:Benarkah Pria Berwajah Lebar Sering Selingkuh?

    Baca: Kata Peneliti, Generasi Milenial Lebih Setia dan Ogah Selingkuh

    Dikutip dari mirror.co.uk, Selasa, 8 Januari 2019, dalam pesan itu tertulis nama lengkapnya, tanggal dibuatnya tato dan daftar kesalahan yang telah dilakukannya dalam pernikahannya.

    "Saya, Jose L. Torres mentato dengan suka rela pada 2 Januari 2019 demi mendapatkan kembali kepercayaan istri saya yang kecewa dan menderita akibat perbuatan yang telah saya perbuat dalam pernikahan kami. Saya seorang pembohong, pengkhianat, penipu, menyukai PSK, tidak jujur dan telah bersikap tidak hormat," bunyi tato di dada Torres.

    Tato itu menutupi hampir sebagian besar dada Torres. Foto tato di dada Torres tersebar luas di media sosial dan menjadi perbincangan, terutama setelah adanya kesalahan tulis. Komentar para natizen pun beragam, ada yang menyarankannya lebih baik bercerai dari pada mempertahankan cinta, ada pula yang kasihan padanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Klaim Sandiaga Uno Soal Tenaga Kerja Asing Tak Sebutkan Angka

    Sandiaga Uno tak menyebutkan jumlah Tenaga Kerja Asing dalam debat cawapres pada 17 Maret 2019. Begini rinciannya menurut Kementerian Ketenagakerjaan.